SIMBOLISME ARSITEKTUR MASJID TIBAN TULUNGAGUNG (Akulturasi Jawa Islam 1975)

RATU NIRWANA AURORA, 1860307223067 and NURUL BAITI ROHMAH, 199002272019032022 (2026) SIMBOLISME ARSITEKTUR MASJID TIBAN TULUNGAGUNG (Akulturasi Jawa Islam 1975). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (381kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (269kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (137kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (281kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (268kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (374kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (90kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (299kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (539kB)

Abstract

Penelitian ini membahas Masjid Tiban di Desa Macanbang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung sebagai aktualisasi dari akulturasi Jawa dan Islam yang terlihat melalui gaya arsitektur bangunan. Masjid Tiban menarik untuk diteliti karena memiliki beberapa elemen tradisional Jawa, seperti : atap tumpang, saka guru, pagar dari batu bata, bedug, dan kentongan. Elemen-elemen tersebut tetap dipertahankan sekaligus diberi makna baru dalam konteks nilai-nilai Islam. Masjid Tiban belum mendapat perhatian dari para akademisi dibandingkan dengan masjid-masjid besar di Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana budaya Jawa dan Islam saling memengaruhi dalam pembangunan Masjid Tiban, terutama sejak renovasi yang dilakukan pada tahun 1975, serta menjelaskan bentuk dan arti simbol-simbol arsitektur yang digunakan di dalamnya. Metode yang digunakan adalah metode sejarah, mengikuti lima tahapan yang dikemukakan oleh Kuntowijoyo, yaitu memilih topik, heuristik, verifikasi atau kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk arsitektur Masjid Tiban Tulungagung masih mempertahankan karakter arsitektur tradisional Jawa yang terlihat pada atap tajug tumpang, saka guru, pagar bata, ubin lantai, bedug dan kentongan, serta teras balai-balai. Makna simbolisme arsitektur Masjid Tiban mencerminkan akulturasi budaya Jawa dan Islam yang tampak pada setiap unsur bangunan sebagai arti nilai-nilai spiritual, sosial, dan budaya. Temuan ini menujukkan bahwa Masjid Tiban menjadi bukti bahwa proses islamisasi di Jawa berlangsung dengan damai, mengakomodasi budaya setempat, dan terpadu dengan tradisi lokal, bukan dengan cara menghilangkan budaya asli daerah tersebut.

Item Type: Skripsi
Subjects: Sejarah Kebudayaan Islam
Sejarah Peradaban Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: 1860307223067 RATU NIRWANA AURORA
Date Deposited: 19 Aug 2026 08:40
Last Modified: 19 Aug 2026 08:40
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/71058

Actions (login required)

View Item View Item