NURHUDA IRFANDANI, 1880506230031 and MUJAMIL QOMAR, 196503011993031003 and TEGUH, 197003102001121002 (2025) IMPLEMENTASI KAJIAN KITAB NAṢĀIḤ AL-‘IBĀD DALAM MENINGKATKAN RELIGIUSITAS JAMA’AH (Studi Kasus di Majelis Sabiilus Salamah Ngunut Tulungagung). [ Thesis ]
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (410kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (176kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (310kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (436kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (335kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (368kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (489kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (235kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (174kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK Tesis yang berjudul “Implementasi Kajian Kitab Nasā’iḥ al-‘Ibād dalam Meningkatkan Religiusitas Jama’ah (Studi Kasus di Majelis Sabiilus Salamah Ngunut Tulungagung)”, ditulis oleh Nurhuda Irfandani, NIM. 1880506230031. Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, yang dibimbing oleh Prof. Dr. H. Mujamil Qomar, M.Ag. dan Prof. Dr. H. Teguh, M.Ag. Kata kunci: Nasā’iḥ al-‘Ibād, religiusitas, majelis ta’lim Penelitian ini mengkaji implementasi kajian Kitab Nasā’iḥ al-‘Ibād dalam meningkatkan religiusitas jama’ah di Majelis Sabiilus Salamah Ngunut Tulungagung. Latar belakang penelitian berangkat dari fenomena rendahnya pemahaman keagamaan sebagian masyarakat awam yang membutuhkan pendekatan dakwah yang sederhana, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kitab Nasā’iḥ al-‘Ibād karya Syekh Nawawi al-Bantani dipilih karena kandungan nasihat moral, spiritual, dan sosialnya yang dekat dengan realitas jama’ah, sehingga mampu menjadi pintu masuk untuk membangkitkan kesadaran religius sebelum diarahkan pada tuntunan syariat yang lebih kompleks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perencanaan, mekanisme pelaksanaan, serta implikasi kajian Kitab Nasā’iḥ al-‘Ibād terhadap peningkatan religiusitas jama’ah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan ustadz, khodim, dan jama’ah, serta dokumentasi kegiatan majelis. Analisis data dilakukan dengan model Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara induktif. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber, metode, dan waktu untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kajian dilakukan secara sistematis melalui pemilihan kitab yang sesuai dengan kondisi jama’ah awam, konsistensi jadwal rutin setiap malam Jum’at, serta dukungan khodim dalam aspek teknis seperti penataan tempat, sound system, dan konsumsi. Mekanisme pelaksanaan kajian bersifat santai, interaktif, dan kontekstual, dengan integrasi budaya lokal berupa sholawatan dan rebana yang memperkuat nuansa spiritual. Metode ceramah yang digunakan ustadz tidak bersifat menggurui, melainkan dialogis dengan bahasa sederhana, diselingi humor, dan contoh kehidupan sehari-hari, sehingga jama’ah merasa dekat dengan materi. Sesi tanya jawab dan diskusi ringan membuka ruang partisipasi aktif, menjadikan kajian sebagai forum belajar bersama yang egaliter. Peran ustadz sangat sentral sebagai pembimbing spiritual sekaligus fasilitator akademis, yang tidak hanya menyampaikan materi tetapi juga merancang kurikulum kajian sesuai kebutuhan jama’ah. Khodim berperan penting dalam mendukung kelancaran teknis dan membangun suasana kebersamaan, sehingga majelis berjalan tertib dan penuh solidaritas. Implikasi kajian terlihat nyata dalam peningkatan religiusitas jama’ah: ibadah lebih khusyuk, akhlak lebih sabar dan sopan, perilaku sosial lebih peduli dan gotong royong, serta motivasi belajar agama semakin tinggi. Jama’ah mulai membiasakan diri berdzikir setelah shalat, menjaga adab dalam berinteraksi, dan menginternalisasi nilai-nilai kitab dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulannya, kajian Kitab Nasā’iḥ al-‘Ibād di Majelis Sabiilus Salamah bukan hanya forum pengajian, tetapi model pendidikan Islam berbasis komunitas yang menekankan keseimbangan antara ilmu, amal, dan akhlak. Sinergi antara ustadz, khodim, dan jama’ah membentuk karakter religius masyarakat secara kolektif, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah tantangan modernitas. Kajian ini membuktikan bahwa majelis taklim dapat berfungsi sebagai pusat pembelajaran, pembinaan moral, dan transformasi spiritual yang relevan bagi masyarakat awam.
| Item Type: | Thesis (UNSPECIFIED) |
|---|---|
| Subjects: | Agama > Al Hadist Agama > Al Quran Pengembangan Masyarakat Islam Bimbingan dan Konseling Islam > Sosial Agama > Tasawuf |
| Divisions: | Pascasarjana > Thesis > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | 1880506230031 NURHUDA IRFANDANI |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 02:30 |
| Last Modified: | 18 Sep 2026 02:30 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/72491 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
