STRATEGI KOMUNIKASI PENGURUS PONDOK PESANTREN QUEEN AL-FALAH PLOSO DALAM PEMBENTUKAN AKHLAK SANTRI

MAHBUBANA LAILA SAJIDA, 126304212161 and LUTHFI ULFA NI'AMAH, 198610152015032004 (2025) STRATEGI KOMUNIKASI PENGURUS PONDOK PESANTREN QUEEN AL-FALAH PLOSO DALAM PEMBENTUKAN AKHLAK SANTRI. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (394kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (300kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (373kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (605kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (454kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (488kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (451kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (188kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (316kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Segala bentuk kejahatan bisa terjadi kapan saja, tanpa mengenal waktu. Tak hanya di tengah masyarakat umum, kemerosotan moral juga dapat ditemukan di lingkungan pondok pesantren. Berbagai kasus yang berkaitan dengan tindakan menyimpang di pesantren sering menjadi perbincangan di media sosial. Padahal, pesantren seharusnya menjadi tempat untuk membentuk akhlak mulia melalui berbagai metode pendidikan yang diterapkan oleh para pengurus. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengkaji lebih dalam tentang Pondok Pesantren Queen Al Falah di Ploso. Pesantren ini dikenal sebagai salah satu yang menjunjung tinggi nilai "ilmu di atas adab." Namun demikian, pada kenyataannya masih ada sebagian masyarakat yang merespons negatif terhadap perilaku santri. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin memahami bagaimana strategi komunikasi yang digunakan oleh Pondok Pesantren Queen Al Falah dalam membentuk akhlak para santrinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan strategi komunikasi yang digunakan oleh para pengurus Pondok Pesantren Queen Al-Falah Ploso dalam membentuk akhlak para santri. Sebagai lembaga pendidikan Islam, pondok pesantren memiliki peran penting dalam pembentukan karakter, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai akhlak kepada santri. Dalam hal ini, strategi komunikasi menjadi alat utama bagi para pendidik untuk menyampaikan ajaran Islam dan nilai-nilai moral secara efektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara. Berdasarkan teori dari Anwar Arifin, strategi komunikasi yang digunakan mencakup pendekatan informatif, persuasif, edukatif, koersif, dan teknik pengulangan (redundansi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pengurus pondok menerapkan strategi komunikasi yang terstruktur dan disesuaikan dengan karakter santri, seperti melalui keteladanan, pembiasaan, serta penanaman nilai-nilai akhlak dalam berbagai kegiatan yang melibatkan santri. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi juga dipengaruhi oleh lingkungan yang penuh kesadaran serta kondisi emosional para pengurus dan santri. Sementara itu, faktor-faktor yang menghambatnya antara lain perbedaan latar belakang santri, pengaruh media sosial,dan keterbatasan jumlah pengurus pondok.

Item Type: Skripsi
Subjects: Pendidikan
Pendidikan Islam
Pendidikan Islam > Pondok pesantren
Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: 126304212161 MAHBUBANA LAILA SAJIDA
Date Deposited: 25 Nov 2025 03:48
Last Modified: 25 Nov 2025 03:48
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/64347

Actions (login required)

View Item View Item