LEGOWO SEBAGAI MEKANISME PENERIMAAN DIRI DALAM MENGHADAPI MASA TUA (Studi Fenomenologi pada Lansia di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar di Tulungagung)

NABILA PUTRI AGUSTIN, 126303213040 and BANI, 198207082008011005 (2025) LEGOWO SEBAGAI MEKANISME PENERIMAAN DIRI DALAM MENGHADAPI MASA TUA (Studi Fenomenologi pada Lansia di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar di Tulungagung). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (608kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (188kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (66kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (206kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (326kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (220kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (388kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (209kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (143kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (178kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (530kB)

Abstract

Penelitian dengan judul “Legowo Sebagai Mekanisme Penerimaan Diri Dalam Menghadapi Masa Tua “Studi Fenomenologi pada Lansia di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar di Tulungagung” ini ditulis oleh Nabila Putri Agustin., NIM. 126303213040, Dengan Dosen Pembimbing Bapak Dr. Bani M.Pd.I Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemahaman lansia tentang sikap legowo serta pengalaman mereka dalam penerimaan diri selama tinggal di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar di Tulungagung. Menghadapi masa tua bukan hanya persoalan fisik, tetapi juga emosional dan sosial, terutama bagi lansia yang tidak tinggal bersama keluarga. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode fenomenologi, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia memahami legowo sebagai sikap menerima dengan ikhlas segala kondisi hidup, termasuk keterbatasan fisik dan perpisahan dari keluarga. Mereka yang mampu bersikap legowo menunjukkan ketenangan batin, stabilitas emosional, dan adaptasi sosial yang baik dalam kehidupan sehari-hari di panti. Sikap ini menjadi kunci dalam membangun penerimaan diri yang positif. Studi ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis budaya dan spiritual dalam mendukung kesehatan mental lansia. Kata Kunci: legowo, penerimaan diri, lansia, fenomenologi, panti sosial.

Item Type: Skripsi
Subjects: Pengembangan Masyarakat Islam
Sumber Daya Manusia
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Tasawuf Psikoterapi
Depositing User: 126303213040 NABILA PUTRI AGUSTIN
Date Deposited: 13 Jan 2026 03:16
Last Modified: 13 Jan 2026 03:16
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65464

Actions (login required)

View Item View Item