PENGEMBANGAN FOUR-TIER DIAGNOSTIC TEST UNTUK MENGIDENTIFIKASI PEMAHAMAN KONSEP PERBANDINGAN TRIGONOMETRI PADA SEGITIGA SIKU-SIKU KELAS X SMAN 2 TRENGGALEK

INDAH FATMAWATI, 126204202095 and UMY ZAHROH, 196907192000032002 (2025) PENGEMBANGAN FOUR-TIER DIAGNOSTIC TEST UNTUK MENGIDENTIFIKASI PEMAHAMAN KONSEP PERBANDINGAN TRIGONOMETRI PADA SEGITIGA SIKU-SIKU KELAS X SMAN 2 TRENGGALEK. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (614kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (276kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (282kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (341kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (532kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (438kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (933kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (362kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (300kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (250kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Fatmawati, Indah. 2025. Pengembangan Four-Tier Diagnostic Test Untuk Mengidentifikasi Pemahaman Konsep Perbandingan Trigonometri Pada Segitiga Siku-Siku Kelas X SMA Negeri 2 Trenggalek. Skripsi, Program Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Skripsi : Dra. Umy Zahroh, M.Kes, M.Pd. Kata Kunci: Instrumen Evaluasi, Tes Diagnostik, Four-Tier Diagnostik Test, Pemahaman Konsep, Perbandingan Trigonometri, Segitiga Siku-Siku Penelitian ini di latarbelakangi oleh kurang efektifnya tes diagnostik yang diberikan guru usai pembelajaran di kelas. Untuk mengetahui pemahaman siswa guru hanya melakukan tanya jawab langsung usai kegiatan belajar mengajar. Keadaan tersebut menjadi dasar diperlukannya instrumen evaluasi pembelajaran yaitu tes diagnostik yang dapat membantu guru untuk mengidentifikasi pemahaman konsep siswa, khususnya pada materi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku. Berkaitan dengan itu, maka tes diagnostik yang dikembangkan adalah tes diagnostik empat tingkat atau four-tier diagnostic test. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan four-tier diagnostic test untuk mengidentifikasi pemahaman konsep siswa pada materi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku kelas X SMA Negeri 2 Trenggalek, (2) untuk mendeskripsikan kevalidan four-tier diagnostic test untuk mengidentifikasi pemahaman konsep siswa pada materi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku kelas X SMA Negeri 2 Trenggalek, (3) untuk mendeskripsikan kepraktisan four-tier diagnostic test untuk mengidentifikasi pemahaman konsep siswa pada materi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku kelas X SMA Negeri 2 Trenggalek, (4) untuk mendeskripsikan keefektifan four-tier diagnostic test untuk mengidentifikasi pemahaman konsep siswa pada materi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku kelas X SMA Negeri 2 Trenggalek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang memiliki lima tahap yaitu Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi) dan Evaluation (Evaluasi). Subjek penelitian adalah 5 siswa dari kelas X-2 sebagai uji kelompok kecil dan 30 siswa dari kelas X-2 sebagai ujii kelompok besar. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar angket validasi dan respon siswa serta guru. Teknik analisis data meliputi teknik analisis kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media. Hasil penelitian dan pengembangan ini menunjukkan bahwa (1) langkah pengembangan four-tier diagnostic test untuk mengidentifikasi pemahaman konsep siswa pada materi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku diawali dengan tahap analisis, tahap desain, tahap pengembangan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. (2) kevalidan four-tier diagnostic test dari validasi ahli media memperoleh persentase sebesar 89% dan validasi ahli materi memperoleh presentase 88% , artinya four-tier diagnostic test dinyatakan valid. (3) kepraktisan four-tier diagnostic test dari rata-rata angket respon guru kelompok kecil dan besar memperoleh presentase sebesar 89,5% sedangkan rata-rata dari hasil observasi guru memperoleh persentase sebesar 93,75%, artinya four-tier diagnostic test n dinyatakan praktis. (4) keefektifan four-tier diagnostic test dari hasil angket respon siswa kelompok kecil dan besar memperoleh presentase sebesar 80,9% sedangkan rata-rata dari hasil observasi siswa memperoleh persentase sebesar 81,36%. Artinya four-tier diagnostic test dinyatakan efektif digunakan dalam mengidentifikasi pemahaman konsep siswa pada materi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku. Berdasarkan identifikasi pemahaman konsep siswa diperoleh data bahwa presentase tertinggi siswa berada pada kriteria paham konep dengan rata-rata 56%. Kemudian pada kriteria miskonsepsi dan tidak paham konsep memiliki rata-rata presentase yang sama yaitu 22%.

Item Type: Skripsi
Subjects: Matematika
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Matematika
Depositing User: 126204202095 INDAH FATMAWATI
Date Deposited: 02 Jan 2026 04:59
Last Modified: 02 Jan 2026 04:59
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65534

Actions (login required)

View Item View Item