MEMPERTAHANKAN TRADISI NYADRAN ERA MODERN DI KABUPATEN TRENGGALEK

MOHAMMAD HAMID ALI ASYHAR, 126302202031 and AKHOL FIRDAUS, 2027047804 (2025) MEMPERTAHANKAN TRADISI NYADRAN ERA MODERN DI KABUPATEN TRENGGALEK. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (204kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (179kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (262kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (274kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (245kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (185kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (167kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Kata Kunci: Nyadran, Dam Bagong, pelestarian budaya, tradisi lokal, globalisasi, Trenggalek. Tradisi merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, khususnya dalam konteks budaya Jawa yang kaya akan ritual-ritual adat. Salah satu tradisi yang masih eksis hingga kini adalah Nyadran, sebuah bentuk ritual tahunan yang dilakukan sebagai wujud syukur atas limpahan rezeki serta penghormatan terhadap leluhur. Skripsi ini mengkaji pelestarian tradisi Nyadran yang berlangsung di Dam Bagong, Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, dalam konteks era modern. Tradisi ini memiliki akar historis kuat, terhubung dengan sosok Adipati Menak Sopal yang dikenal sebagai tokoh penyebar Islam sekaligus pelopor pembangunan irigasi pertanian di wilayah Trenggalek melalui Dam Bagong. Tradisi Nyadran yang dilaksanakan setiap Jumat Kliwon di bulan Selo ini sarat akan nilai religius, sosial, dan budaya, yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi di lapangan. Penelitian berfokus pada dinamika pelaksanaan tradisi Nyadran di era modern, peran masyarakat dan pemangku kepentingan dalam pelestariannya, serta tantangan yang dihadapi, khususnya dalam menghadapi arus globalisasi yang menggerus minat generasi muda terhadap budaya lokal. Analisis data dilakukan melalui proses deskripsi, analisis tematik, dan interpretasi untuk menemukan makna budaya yang terkandung dalam pelaksanaan tradisi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Nyadran Dam Bagong tetap lestari berkat peran aktif masyarakat, khususnya tokoh adat, sesepuh desa, dan dukungan dari pemerintah daerah. Prosesi Nyadran dimulai dengan ruwatan dan pertunjukan wayang kulit, penyembelihan kerbau, hingga puncaknya berupa pelemparan kepala kerbau ke Dam Bagong sebagai simbol persembahan kepada alam dan leluhur. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol spiritual dan penghormatan kepada alam, tetapi juga sebagai media mempererat solidaritas sosial melalui gotong royong. Namun, tantangan besar muncul dari rendahnya partisipasi generasi muda, yang cenderung lebih tertarik pada budaya populer global dibanding tradisi lokal. Oleh karena itu, inovasi dalam penyelenggaraan, seperti integrasi media digital dan festival budaya, menjadi salah satu strategi yang diusulkan untuk menjembatani kesenjangan antar generasi. Secara teoritis, pelestarian budaya dalam penelitian ini mengacu pada dua pendekatan utama: Culture Experience dan Culture Knowledge, yakni keterlibatan aktif masyarakat dalam menjalani pengalaman budaya dan pengembangan pusat informasi budaya sebagai sarana edukasi. Tradisi Nyadran Dam Bagong merupakan contoh nyata dari hasil akulturasi budaya Islam dan Jawa, yang menunjukkan kemampuan budaya lokal untuk bertahan dan beradaptasi dengan perubahan zaman. Tradisi ini memiliki potensi sebagai warisan budaya tak benda yang layak diangkat ke tingkat nasional. Kesimpulannya, mempertahankan tradisi Nyadran bukan hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat identitas budaya dan memperkaya khasanah budaya bangsa Indonesia di tengah tantangan modernisasi.

Item Type: Skripsi
Subjects: Sosiologi Agama > Budaya
Filsafat > Filsafat Islam
Sosiologi Agama > Tradisi
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Filsafat Agama
Depositing User: 126302202031 MOHAMMAD HAMID ALI ASYHAR
Date Deposited: 24 Jun 2026 07:22
Last Modified: 24 Jun 2026 07:22
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65597

Actions (login required)

View Item View Item