TIARA INDAH DEVI, 126304211063 and FIONNA CHRISTABELLA, 198311142023212025 (2025) EDUKASI KESEHATAN SEKSUAL DAN REPRODUKSI RESEPSI KHALAYAK PADA AKUN TIKTOK @DOKTERAMIRAOBGYN. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (944kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (337kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (320kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (538kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (589kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (490kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (954kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (869kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (148kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (302kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Edukasi Kesehatan Seksual dan Reproduksi, Resepsi Khalayak Pada Akun TikTok @dokteramiraobgyn” ini ditulis oleh Tiara Indah Devi, NIM 126304211063, dengan pembimbing Fionna Christabella, S. Sn.M.A. Kata Kunci : Edukasi Kesehatan Seksual dan Reproduksi, Resepsi Khalayak, TikTok Kesehatan seksual dan reproduksi (KSR) adalah aspek fundamental yang mempengaruhi kesehatan fisik, mental, dan sosial. Namun, pembahasan KSR sering dihindari masyarakat, menciptakan kesenjangan kesadaran yang berpotensi fatal, seperti tingginya angka kehamilan tidak diinginkan, penyebaran infeksi menular seksual (IMS), dan kekerasan seksual. Edukasi KSR melalui media merupakan upaya meningkatkan pemahaman dan mencegah dampak negatif tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resepsi khalayak terhadap video edukasi KSR pada akun TikTok @dokteramiraobgyn, khususnya mengenai kasus remaja hamil di luar nikah dengan (IMS) kondiloma akuminata. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Analisis Resepsi Teori (Encoding-Decoding) David Morley dan Teori Edukasi KSR, peneliti menganalisis konten video dari sisi encoding, serta menelaah pemaknaan dari sembilan informan melalui observasi, Focus Group Discussion (FGD), wawancara, dan dokumentasi. Keselarasan antara encoding dan decoding menghasilkan posisi pemaknaan yang dianalisis menggunakan tiga kategori posisi Morley: Dominant-Hegemonic, Negotiated, dan Oppositional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat informan berada pada posisi Dominant-Hegemonic, sepenuhnya setuju dan menerima edukasi kasus remaja hamil di luar nikah dengan (IMS) kondiloma akuminata. Sementara itu, lima informan lainnya berada pada posisi Negotiated, di mana mereka mengadaptasi pesan tersebut ke dalam kerangka pemahaman pribadi mereka. Temuan ini mengindikasikan pemaknaan negosiasi yang signifikan di kalangan khalayak, menunjukkan bahwa pesan edukasi KSR pada akun TikTok diterima, namun khalayak memiliki ruang untuk menafsirkannya secara adaptif sesuai dengan latar belakang dan perspektif mereka sendiri.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Media Sosial Ilmu Komunikasi |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam |
| Depositing User: | 126304211063 TIARA INDAH DEVI |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 06:06 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 06:06 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65661 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
