PRAMITHA TIARA MAHARANI, 126304212127 and UCIK ANA FARDILA, 1418425498144035 (2025) PESAN EMOSIONAL PEREMPUAN TERDAKWA DI LAPAS KELAS IIB TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (854kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (200kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (313kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (329kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (450kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (495kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (421kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (197kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (190kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (298kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (740kB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Pesan Emosional Perempuan Terdakwah di Lapas Kelas IIB Tulungagung” ini ditulis oleh Pramitha Tiara Maharani, NIM. 126304212127, dengan pembimbing Ucik Ana Fardila S.Si, M.I.Kom. Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Tahanan Perempuan, Hubungan Interpersonal Kondisi narapidana perempuan yang mengalami tekanan psikologis selama menjalani hukuman menjadi perhatian penting dalam konteks pembinaan di lembaga pemasyarakatan terutama pada perempuan terdakwa. Perempuan Terdakwa memiliki kerentanan lebih tinggi terhadap gangguan mental akibat kehilangan kebebasan, identitas diri, dan interaksi sosial. Komunikasi interpersonal menjadi kunci untuk membantu pemulihan psikologis dan membangun dukungan sosial yang positif. Namun, permasalahannya belum banyak penelitian yang secara spesifik mengkaji bagaimana komunikasi interpersonal terjadi di antara warga binaan perempuan, terutama di Lapas Kelas IIB Tulungagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami komunikasi interpersonal yang dijalankan oleh narapidana perempuan dalam konteks masa sebelum dan sesudah mengalami hukuman. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga warga binaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima unsur komunikasi interpersonal menurut Joseph A. DeVito yaitu keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan, terlihat dalam interaksi sehari-hari antar warga binaan. Penelitian ini meliputi aspek diantaranya, pesan emosional, hubungan interpersonal (tipe pasangan dan tipe cinta), hubungan komunikasi dan keluarga, serta kekuasaan dan pengaruh interpersonal. Komunikasi yang terbuka dan suportif menciptakan iklim pembinaan yang kondusif, menurunkan stres emosional, dan meningkatkan kesiapan untuk reintegrasi sosial. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi interpersonal bukan hanya alat tukar informasi, tetapi fondasi penting dalam proses rehabilitasi narapidana perempuan.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Komunikasi Islam Ilmu Komunikasi |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam |
| Depositing User: | 126304212127 PRAMITHA TIARA MAHARANI |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 07:07 |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 07:07 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65981 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
