KETERAMPILAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBENTUK BUDAYA RELIGIUS DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA GURU (Mixed Squential Exploratory di SMA Negeri 1 Lawang)

HENDRIK NURHIDAYAH SETIAWATI, 1880501230012 and PRIM MASROKAN MUTOHAR, 197206082002121001 and ASROP SAFI'I, 196909182000031002 (2025) KETERAMPILAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBENTUK BUDAYA RELIGIUS DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA GURU (Mixed Squential Exploratory di SMA Negeri 1 Lawang). [ Thesis ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (949kB)
[img] Text
ABSTRAKpdf.pdf

Download (298kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (173kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (396kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (712kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (648kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (388kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (196kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (523kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Tesis ini berjudul Ketrampilan Manajerial Kepala Sekolah dalam Membentuk Budaya Religius dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja Guru (Studi Sequential Exploratory Mixed Method di SMA Negeri 1 Lawang) ini ditulis oleh Hendrik Nur Hidayah dengan pembimbing Prof. Dr. Prim Masrokan Mutohar, M.Pd. dan Prof. Dr. Asrop Safi'i, M.Ag. Kata Kunci : Ketrampilan Manajerial Kepala Sekolah, Budaya Religius, Kinerja Guru Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran strategis kepala sekolah dalam membentuk budaya religius dan meningkatkan kinerja guru di tengah kompleksitas dan tantangan pendidikan modern yang semakin plural. Kepala sekolah tidak hanya berfungsi sebagai manajer administratif, tetapi juga sebagai pemimpin transformatif yang dituntut memiliki keterampilan manajerial yang mencakup conceptual skills, technical skills, dan human skills dalam menginternalisasikan nilai-nilai religius ke dalam budaya sekolah secara berkelanjutan. SMA Negeri 1 Lawang dipilih sebagai lokasi penelitian karena merupakan sekolah umum yang mampu mengintegrasikan budaya religius secara intensif dalam lingkungan multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab enam rumusan masalah terkait keterampilan manajerial kepala sekolah dalam membentuk budaya religius dan meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan desain sequential exploratory, diawali dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mengeksplorasi fenomena secara mendalam, kemudian dilanjutkan dengan pendekatan kuantitatif untuk menguji dan menggeneralisasi hasil eksplorasi. Hasil kualitatif menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki conceptual skills dalam merumuskan visi dan misi berbasis nilai religius yang dijabarkan dalam program-program seperti Mahad Alfatih, pembiasaan shalat dhuha, sedekah harian, dan doa lintas agama. Technical skills tercermin dari penguasaan teknologi pembelajaran, pengelolaan administrasi berbasis ARKAS, dan supervisi akademik berbasis Kurikulum Merdeka. Human skills tampak dalam komunikasi empatik, pemberdayaan guru, serta keteladanan dalam kehidupan spiritual sehari-hari. Seluruh keterampilan ini bersinergi membentuk budaya religius yang moderat, toleran, dan kolaboratif, serta meningkatkan motivasi dan tanggung jawab guru. Hasil kuantitatif memperkuat temuan kualitatif, dengan menunjukkan bahwa keterampilan manajerial kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap budaya religius dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,664 dan signifikansi 0,000. Budaya religius juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dengan koefisien 0,489 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, keterampilan manajerial kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru melalui budaya religius dengan koefisien 0,559 dan kontribusi determinasi (R²) sebesar 0,555, yang berarti 55,5% variasi kinerja guru dapat dijelaskan oleh variabel-variabel tersebut. Temuan baru dalam penelitian ini adalah munculnya dimensi spiritual skills kepala sekolah, yaitu keterampilan yang menyatukan aspek conceptual, technical, dan relasional dalam bingkai keteladanan spiritual, kepemimpinan berbasis nilai, serta pengaruh moral yang menginspirasi seluruh warga sekolah. Dimensi ini belum banyak dijelaskan dalam teori keterampilan manajerial konvensional, namun terbukti efektif dalam membentuk budaya sekolah yang religius, inklusif, dan berdampak terhadap peningkatan kinerja guru. Saran dari penelitian ini adalah perlunya penguatan dimensi spiritual skills dalam pelatihan kepala sekolah secara nasional, pengembangan program pembiasaan religius yang lintas agama secara berkelanjutan di sekolah umum, serta pelaksanaan supervisi akademik yang berbasis nilai. Penelitian ini juga membuka ruang bagi penelitian lanjutan dengan pendekatan kuantitatif atau pengembangan model pelatihan berbasis spiritual leadership di lingkungan pendidikan.

Item Type: Thesis (UNSPECIFIED)
Subjects: Kepemimpinan
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: 1880501230012 HENDRIK NURHIDAYAH SETIAWATI
Date Deposited: 18 Feb 2026 03:29
Last Modified: 18 Feb 2026 03:29
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66509

Actions (login required)

View Item View Item