TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP SEWA MENYEWA ALAT PRASMANAN (Studi Kasus di Persewaan Mustika, Kepatihan Kecamatan Tulungagung)

RIFQI FARIZI, 126101201055 and SEPTI WULAN SARI, 199209182019032019 (2025) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP SEWA MENYEWA ALAT PRASMANAN (Studi Kasus di Persewaan Mustika, Kepatihan Kecamatan Tulungagung). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (402kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (272kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (288kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (296kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (354kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (312kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (338kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (320kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (264kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (267kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Skripsi dengan judul “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Sewa Menyewa (Ijarah) Alat Prasmanan (Studi Kasus di Persewaan Mustika, Kepatihan Kecamatan Tulungagung)” ini ditulis oleh Rifqi Farizi NIM. 126101201055, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, UIN Sayid Ali Rahmatullah Tulungagung, di bimbing oleh Septi Wulan Sari,S.Sy.,M.H. Kata kunci: ijarah,Hukum Islam,Alat Prasmanan Penelitian ini dilatarbelakangi adanya persewaan yang ada di Persewaan Mustika yang mana kegiatan menggunakan transaksi lisan. Persewaan Mustika merupakan salah satu praktiksi ijarah dimana mereka menyewakan peralatan prasmanan. Persewaan Mustika seringkali melayani EO sebagai client mereka. Proses ijarah di Persewaan Mustika dilakukan dengan cara yang tergolong sederhana, di mana seluruh kegiatan masih dilakukan secara manual tanpa bergantung pada teknologi. Meskipun demikian, mereka tetap menjaga profesionalisme dengan mengutamakan transparansi serta memastikan kualitas barang yang disewakan tetap terjaga. Adapula beberapa permasalahan terakait kegiatan operasional yang dialami oleh perusahaan. Diketemukan ada beberapa pelanggan yang tidak melakukan kegiatan sewa menyewa sesuai dengan perjanjian awal. Rumusan masalah dari penelitian ini ada dua dimana peneliti ingin mengetahui tentang 1. Bagaimana pandangan hukum islam terhadap sewa menyewa alat prasmanan di Persewaan Mustika, Kepatihan, Kecamatan Tulungagung? 2. Bagaimana proses sewa menyewa alat prasmanan di Persewaan Mustika, Kepatihan, Kecamatan Tulungagung? Penelitian yang digunakan adalah penelitian dengan Metode Kualitatif dengan pendekatan field research. Dimana pada pendekatan ini peneliti langsung melakukan observasi di lokasi penelitian dengan melihat langsung bagaimana proses terjadinya kegiatan ijarah di Persewaan Mustika. Dimana teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa, (1)Persewaan Mustika mengimplementasikan metode sewa yang profesional dan transparan dengan perjanjian yang jelas serta penetapan harga yang terbuka. Mereka menerapkan pembayaran tunai tanpa opsi cicilan untuk mempermudah proses transaksi dan meminimalkan potensi risiko. (2) berdasarkan hukum islam Persewaan Mustika tergolong persewaan yang sudah sesuai dengan rukun dan syarat ijarah dalam islam

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Ekonomi Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: 126101201055 RIFQI FARIZI
Date Deposited: 12 Feb 2026 00:56
Last Modified: 12 Feb 2026 00:56
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66514

Actions (login required)

View Item View Item