AGAMA DI RUANG PUBLIK (Rasionalitas Komunikatif Jürgen Habermas Dalam Majelis Masyarakat Maiyah Padhangmbulan)

MUHAMMAD JAMALUL LAIL, 126302211013 and SAIFUL MUSTOFA, 199103222020121010 (2025) AGAMA DI RUANG PUBLIK (Rasionalitas Komunikatif Jürgen Habermas Dalam Majelis Masyarakat Maiyah Padhangmbulan). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (974kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (253kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (254kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (354kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (444kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (259kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (253kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (503kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika kemunculan agama di ruang publik Indonesia sejak masa Orde Baru hingga era kontemporer serta bagaimana kontribusi agama dalam membentuk rasionalitas komunikatif di Majelis Masyarakat Maiyah Padhangmbulan. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan kemunculan agama di ruang publik Indonesia selama periode Orde Baru sampai kontemporer serta kontribusi agama di ruang publik Indonesia turut andil dalam kemunculan rasionalitas komunikatif di Majelis Masyarakat Maiyah Padhangmbulan. Dengan menggunakan metode kualitatif dan kerangka teori rasionalitas komunikatif dari Jürgen Habermas, studi ini menelusuri transformasi ekspresi keagamaan dari yang sebelumnya dikontrol ketat oleh negara menjadi lebih terbuka dan reflektif pasca-Reformasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi kegiatan Padhangmbulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemunculan agama di ruang publik Indonesia mengalami perubahan signifikan. Pada masa Orde Baru, negara menerapkan kontrol ketat yang menyebabkan distorsi ruang publik dan marginalisasi ekspresi keagamaan. Namun, pasca-Reformasi, terjadi pembukaan ruang yang lebih bebas, sehingga memungkinkan agama tampil lebih aktif dan beragam di ruang publik, baik dalam bentuk simbolik, sosial, maupun digital. Dalam konteks Majelis Masyarakat Maiyah Padhangmbulan, kontribusi agama terlihat melalui praktik komunikasi dialogis dan partisipatif yang mengedepankan kesetaraan, keterbukaan, serta pencarian makna spiritual yang inklusif. Forum ini menghadirkan bentuk nyata dari tindakan komunikatif sebagaimana dirumuskan oleh Habermas, di mana diskursus berlangsung tanpa dominasi, dan setiap individu memiliki ruang setara untuk menyampaikan pandangan serta membangun pemahaman bersama. Padhangmbulan menjadi contoh ruang publik religius yang menjembatani nilai-nilai spiritual dan sosial melalui komunikasi yang emansipatoris dan transformatif.

Item Type: Skripsi
Subjects: Filsafat > Filsafat Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Filsafat Agama
Depositing User: 126302211013 MUHAMMAD JAMALUL LAIL
Date Deposited: 15 Apr 2026 02:13
Last Modified: 15 Apr 2026 02:13
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/67077

Actions (login required)

View Item View Item