MAHESA META PUTRI YUSRIANI, 126311213048 and AMINATUL UMMAH, 1992091120181025 (2025) PERSEPSI GEN Z TERHADAP TANTANGAN PERNIKAHAN (Studi Analisis Narasi Pernikahan Dalam Dakwah Buya Yahya Pada Channel Youtube Al-Bahjah TV). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (951kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (289kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (313kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (320kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (707kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (466kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (558kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (352kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (276kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (267kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Persepsi Gen Z terhadap Tantangan Pernikahan (Studi Analisis Narasi Pernikahan dalam Dakwah Buya Yahya pada Channel YouTube Al-Bahjah TV)” ini ditulis oleh Mahesa Meta Putri Yusriani, NIM 126311213048, dengan pembimbing Aminatul Ummah, M.Pd. Kata Kunci: Persepsi, Dakwah Digital, Pernikahan, Gen Z, Buya Yahya, Teori Kultivasi Fenomena ketakutan terhadap pernikahan di kalangan generasi Z (Gen Z) menjadi perhatian serius dalam dinamika sosial dan keagamaan saat ini. Ketakutan tersebut muncul dari berbagai faktor, mulai dari kekhawatiran terhadap ketidakstabilan ekonomi, trauma keluarga, ketidaksiapan mental, hingga pengaruh media sosial yang membentuk narasi negatif terhadap pernikahan. Di tengah fenomena ini, dakwah digital memiliki peran strategis dalam membentuk dan membimbing persepsi masyarakat, khususnya Gen Z, melalui pendekatan yang relevan dengan karakteristik generasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap persepsi Gen Z terhadap narasi pernikahan dalam dakwah Buya Yahya yang disampaikan melalui channel YouTube Al-Bahjah TV, serta mengkaji perbedaan persepsi antara Gen Z yang aktif dan tidak aktif mengakses konten dakwah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori kultivasi sebagai pisau analisis utama. Teori ini menyoroti bagaimana media, ketika dikonsumsi secara rutin, mampu membentuk pandangan dunia dan persepsi khalayak secara gradual. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui analisis isi video dakwah Buya Yahya, wawancara mendalam dengan tiga informan dari kalangan Gen Z yang memiliki tingkat keterpaparan berbeda terhadap konten dakwah, serta observasi komentar-komentar pengguna di platform YouTube. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi pernikahan yang disampaikan Buya Yahya menekankan pada pernikahan sebagai bentuk ibadah, penyempurna iman, dan jalan memperoleh ridha Allah SWT. Narasi ini bersifat solutif, menenangkan, serta menggabungkan pendekatan spiritual dan psikologis. Gen Z yang aktif menonton konten Buya Yahya menunjukkan transformasi persepsi yang lebih positif terhadap pernikahan, menganggapnya sebagai proses yang dapat dijalani bersama dengan kesiapan mental dan spiritual. Sebaliknya, Gen Z yang tidak aktif menonton cenderung mempertahankan pandangan negatif atau ambivalen terhadap pernikahan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya optimalisasi dakwah digital yang komunikatif, empatik, dan berorientasi pada penyelesaian masalah nyata yang dihadapi generasi muda, serta perlunya keterlibatan psikologi dakwah dalam membentuk konten keislaman yang membumi dan mudah diterima.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Manajemen Dakwah |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Manajemen Dakwah |
| Depositing User: | 126311213048 MAHESA META PUTRI YUSRIANI |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 02:44 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 02:44 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/67104 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
