PERKEMBANGAN MASJID AGUNG BAITURRAHMAN DI TRENGGALEK 1910-1965

MUHAMMAD TAUFIK NUR ROHMAN, 12307193016 and RIZAL ZAMZAMI, 199004122020121006 (2026) PERKEMBANGAN MASJID AGUNG BAITURRAHMAN DI TRENGGALEK 1910-1965. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER .pdf

Download (818kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (523kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (478kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (493kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (609kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (411kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (487kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Perkembangan masjid di Indonesia terjadi bersamaan dengan meluasnya ajaran Islam pada suatu wilayah. Ciri khas dari masjid Indonesia itu antara lain beratap tiga sampai lima tingkat, berdenah persegi, memiliki mihrab disisi barat atau barat laut, halaman yang dikelilingi tembok dengan satu atau dua gapura sebagai pintu masuk dan bangunan serambi dibagian depan atau kedua sisinya. Salah satu masjid yang masih mempunyai konsep tersebut adalah Masjid Agung Baiturrahman Trenggalek. Dalam penelitian ini terdapat dua rumusan masalah. Pertama, bagaimana perkembangan fisik dan fungsi Masjid Agung Baiturrahman Trenggalek? Kedua, bagaimana peran Masjid Agung Baiturrahman terhadap kultur sosial keagamaan masyarakat Trenggalek? Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari pencarian topik, pengumpulan sumber (heuristic), verifikasi (kritik sumber), interpretasi dan historiografi. Tujuan dari skripsi ini dibahas untuk mengetahui sejarah perkembangan Masjid Agung Baiturrahman dan Dampaknya terhadap kultur sosial keagamaan masyarakat Trenggalek di tahun 1910-1965. Hasil penelitian ini menyajikan dua temuan signifikan. Pertama, mengidentifikasi bahwa perkembangan Masjid Agung Baiturrahman Trenggalek terbagi menjadi tiga periode. yaitu tahun 1910-1915: perbaikan masjid agung masa bupati Purbonegoro, tahun 1948-1951: pembangunan ulang masjid agung yang hancur akibat Agresi Militer Belanda II dan tahun 1965: perbaikan kembali masjid agung imbas peristiwa G30S/PKI. Kedua, penelitian ini mengungkapkan bahwa Masjid Agung Baiturrahman berperan menjadi tempat pembelajaran agama, arena bermusyawarah dan pelaksanaan kegiatan keagamaan. Dampak yang dapat dirasakan ialah berubahnya kultur sosial keagamaan masyarakat Trenggalek yang rata-rata abangan menjadi mengenal Islam secara utuh.

Item Type: Skripsi
Subjects: Sejarah Peradaban Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: 12307193016 MUHAMMAD TAUFIK NUR ROHMAN
Date Deposited: 18 May 2026 02:27
Last Modified: 18 May 2026 02:27
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/67802

Actions (login required)

View Item View Item