SYIFA' AULIA MAWARNI, 1860308221024 and ZUN AZIZUL HAKIM, 198509302014031003 (2026) MOTIVASI DI BALIK FENOMENA JOB HOPPING (Studi Fenomenologis pada Generasi Z di Kabupaten Kediri). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (814kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (181kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (209kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (236kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (277kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (204kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (368kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (240kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (119kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (181kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Job hopping merupakan perilaku berpindah pekerjaan secara sukarela dalam rentang waktu relatif singkat dan berulang, biasanya dilakukan untuk memperoleh peluang karier, kompensasi, pengalaman, atau lingkungan kerja yang lebih sesuai. Fenomena job hopping menjadi salah satu karakteristik yang menonjol pada Generasi Z di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kediri, dan tidak lagi dapat dipahami semata-mata sebagai bentuk ketidakloyalan terhadap organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggali motivasi internal dan eksternal yang melatarbelakangi keputusan Generasi Z untuk berpindah pekerjaan secara berulang, serta bagaimana mereka memaknai stabilitas karier, fleksibilitas, dan identitas profesional dalam konteks pasar kerja modern. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, penelitian ini melibatkan partisipan berusia 19–25 tahun yang memiliki riwayat perpindahan kerja minimal tiga kali dalam lima tahun terakhir. Melalui wawancara mendalam, penelitian ini menemukan bahwa motivasi utama job hopping didorong oleh kebutuhan akan kesejahteraan psikologis, pencarian lingkungan kerja yang suportif, serta peluang pengembangan diri yang lebih besar. Faktor eksternal seperti budaya organisasi, kepemimpinan, dan dinamika hubungan interpersonal juga berpengaruh terhadap keputusan berpindah. Generasi Z memaknai stabilitas bukan sebagai lamanya masa kerja, tetapi sebagai ketercapaian kenyamanan emosional dan ruang bertumbuh. Selain itu, mereka membangun strategi self-branding untuk menegaskan mobilitas karier sebagai bentuk proaktif dalam mengembangkan kompetensi. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi organisasi dalam merancang strategi retensi yang empatik, fleksibel, dan sesuai dengan karakteristik generasi muda masa kini.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Psikologi > Psikologi industri Psikologi > Psikologi organisasi Sumber Daya Manusia |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Psikologi Islam |
| Depositing User: | 1860308221024 SYIFA' AULIA MAWARNI |
| Date Deposited: | 20 May 2026 07:24 |
| Last Modified: | 20 May 2026 07:24 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/67867 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
