CORAK PEMIKIRAN TASAWUF DAN AJARAN TAREKAT SYATTARIYAH DI MANCANEGARA TIMUR ABAD 19 M

SUSAN DIQRUL ILLAHIYAH, 1880511230023 and MUJAMIL QOMAR, 196503011993031003 and MUHAMMAD MUNTAHIBUN NAFIS, 197803182005011003 (2025) CORAK PEMIKIRAN TASAWUF DAN AJARAN TAREKAT SYATTARIYAH DI MANCANEGARA TIMUR ABAD 19 M. [ Thesis ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (186kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (44kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (266kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (504kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (294kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (262kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (141kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (130kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (144kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Tesis dengan judul Corak Pemikiran Tasawuf dan Ajaran Tarekat Syattariyah di Mancanegara Timur Abad 19 M ini ditulis oleh Susan Diqrul Illahiyah (NIM. 1880511230023) dengan dosen pembimbing Prof. Dr. Mujamil, M. Ag. dan Dr. Muhammad Muntahibun Nafis, M. Ag. Kata kunci: Pemikiran Tasawuf, Ajaran Tarekat Syattariyah, Mancanegara Timur Tesis ini membahas tema penting mengenai transmisi keilmuan islam khususnya pemikiran bidang tasawuf. Tasawuf berperan penting dalam islamisasi di Nusantara. Abdurrauf al-Singkili sebagai salah satu ulama tasawuf terkemukaa pada periode abad-17 turut berperan membawa Tarekat Syattariyah dan menyebarkannya di Nusantara. Tarekat Syattariyah masyhur dengan ajaran Martabat Tujuh yaitu martabat wujudiyyah yang dicetuskan oleh Fadlullah al-Burhanfuri yang bernafaskan bentuk corak filsafat. Seiring perkambangannya, tarekat Syattariyah turut menyebar sampai ke bagian pedalaman dan pesisir Jawa. Tesis ini mengkaji pemikiran tasawuf Tarekat Syattariyah di Mancanegara Timur abad 19 M melalui manuskrip lokal yang ditulis oleh Kiai Ageng H. Abdurrahman (MKAHA) dan Kiai Judel Dua (MKJD) sekitar abad 19 M. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Merumuskan proposisi tentang corak pemikiran tasawuf Tarekat Syattariyah di Mancanegara Timur abad 19 M dalam MKAHA dan MKJD (2) Merumuskan proposisi tentang ajaran Tarekat Syattariyah di mancanegara timur abad 19 M dalam MKAHA dan MKJD. Penelitian ini menggunakan pendekatan filologis-historis dengan metode studi pustaka (library research) dengan paradigma penelitian konstrutivistik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumenasi literatur. Sumber primer yang digunakan adalah manuskrip Kiai Ageng H. Abdurrahman dan manuskrip Kiai Judel II Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model qualitative content analysis Krippendorf. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah credibility, confirmability, dependability, diskusi sejawat, dan validitas sumber. Hasil analisis penelitian ini adalah pertama, Tarekat Syattariyah di Mancanegara Timur abad ke 19 M cenderung bercorak dialektif-justifikatif antara syari’at, tariqat, haqiqat dan ma’rifat serta maqam tertinggi berupa fana’ bagi seorang salik. Kedua, ajaran tarekat Syattariyah Mancanegara Timur abad 19 M mengenai bai’at, talqin, serta dzikir, cenderung mirip dengan naskah Tarekat Syattariyah yang lain, salah satunya kitab Kifayah al-Muhtajin dan bersifat adaptif terhadap tradisi sekitar.

Item Type: Thesis (UNSPECIFIED)
Subjects: Agama
Agama > Tasawuf
Ulama
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Studi Islam
Depositing User: 1880511230023 SUSAN DIQRUL ILLAHIYAH
Date Deposited: 03 Jun 2026 08:22
Last Modified: 03 Jun 2026 08:22
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68062

Actions (login required)

View Item View Item