BIMBINGAN PRANIKAH UNTUK MEMINIMALISIR KDRT DAN PERCERAIAN PERSPEKTIF MAQASHID AL- USRAH (Studi di KUA Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan)

NUR FIRDAUS AINI, 1860102222167 and IFFATIN NUR, 197301111999032001 (2026) BIMBINGAN PRANIKAH UNTUK MEMINIMALISIR KDRT DAN PERCERAIAN PERSPEKTIF MAQASHID AL- USRAH (Studi di KUA Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (959kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (328kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (179kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (313kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (471kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (288kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (340kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (284kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (276kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (230kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Skripsi dengan judul “Bimbingan Pranikah untuk Meminimalisir KDRT dan Perceraian Perspektif Maqashid al-Usrah (Studi di KUA Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan)” ini ditulis oleh Nur Firdaus Aini, NIM 1860102222167, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, yang dibimbing oleh Prof. Dr. Iffatin Nur, M.Ag. Kata kunci: Bimbingan pranikah, KDRT, perceraian, maqashid al-usrah Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka perceraian dan KDRT yang terjadi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Lamongan. Kondisi tersebut menunjukkan masih rendahnya kesiapan calon pasangan suami istri dalam membangun kehidupan keluarga. Oleh karena itu, bimbingan pranikah yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) menjadi upaya preventif yang penting untuk membekali calon pengantin dengan pengetahuan, sikap, dan keterampilan berumah tangga. Namun, dalam praktiknya, pelaksanaan bimbingan pranikah masih sering dianggap sebagai formalitas administratif sehingga belum sepenuhnya mampu mencapai tujuan yang diharapkan. Tujuan penelitian ini diharapkan mampu memberi sumbangsih keilmuan tentang (1) bimbingan pranikah di KUA kecamatan paciran kabupaten Lamongan untuk meminimalisir KDRT (2) Untuk mengetahui bimbingan pranikah di KUA Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan Untuk Meminimalisir Perceraian (3) Untuk mengetahui Bagaimana bimbingan pranikah di KUA Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan Untuk Meminimalisir KDRT dan perceraian dalam Maqashid Al-usrah Metode Penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Lokasi penelitian bertempat di KUA Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Data penelitian diperoleh dari penyuluh KUA, calon pengantin, pengadilan agama dan kepolisian resor. data dilakukan melalui tahap kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan bimbingan pranikah di KUA Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan dalam meminimalisir KDRT dilakukan dengan memberikan materi kepada calon pengantin mengenai pentingnya komunikasi yang baik, pengendalian emosi, penyelesaian konflik secara musyawarah, serta pemahaman mengenai hak dan kewajiban suami istri. Melalui bimbingan pranikah, calon pengantin diharapkan memiliki kesiapan yang lebih matang secara mental dan emosional dalam menjalani kehidupan keluarga sehingga dapat mencegah terjadinya KDRT. (2) Pelaksanaan bimbingan pranikah di KUA Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan dalam meminimalisir perceraian dilakukan dengan memberikan pemahaman kepada calon pengantin mengenai pentingnya komunikasi dalam rumah tangga, pengelolaan keuangan keluarga, serta tanggung jawab dalam membangun keluarga yang sehat. Dengan adanya bimbingan pranikah tersebut, pasangan diharapkan lebih siap menjalani kehidupan rumah tangga sehingga mampu menjaga keharmonisan dan meminimalisir risiko perceraian. (3) Dalam perspektif maqāṣid al-usrah, bimbingan pranikah dalam meminimalisir KDRT sesuai dengan konsep Tanzīm al-‘Alāqah Bayna al-Jinsayn, Taḥqīq as-Sakan wa alMawaddah wa ar-Raḥmah, Ḥifẓ ad-Dīn fī al-Usrah, at-Takāful wa at-Taḍāmun al-Usarī, serta ar-Ri‘āyah wa at-Tansyī’ah li al-Abnā’. Sedangkan bimbingan pranikah dalam meminimalisir perceraian sesuai dengan konsep Taḥqīq as-Sakan wa al-Mawaddah wa arRaḥmah, Tanzīm al-‘Alāqah Bayna al-Jinsayn, Ḥifẓ an-Nasl, Ḥifẓ ad-Dīn fī al-Usrah, serta Taḥqīq at-Takāful wa at-Taḍāmun al-Usarī.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Keluarga Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 1860102222167 NUR FIRDAUS AINI
Date Deposited: 20 Jul 2026 04:01
Last Modified: 20 Jul 2026 04:01
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69685

Actions (login required)

View Item View Item