PERKEMBANGAN PONDOK PESANTREN AL-ISLAMI ASSALAFI DARUTTAIBIN CAMPURDARAT TULUNGAGUNG 1988-2002

SITI MARIYATUL HANIFAH, 126307211025 and HENDRA AFIYANTO, 198811112019031011 (2025) PERKEMBANGAN PONDOK PESANTREN AL-ISLAMI ASSALAFI DARUTTAIBIN CAMPURDARAT TULUNGAGUNG 1988-2002. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (463kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (793kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (773kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (734kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (587kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (550kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (571kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berfokus pada pentingnya memahami dinamika perkembangan pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional yang berkontribusi dalam pembentukan karakter keagamaan masyarakat. Pondok Pesantren Al-Islami Assalafi Daruttaibin Campurdarat Tulungagung, didirikan pada tahun 1948, dengan sistem pendidikan salafiyah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pesantren dalam menghadapi tantangan modernisasi tetapi tetap menjaga model pendidikan. Menggambarkan perkembangan pesantren antara tahun 1988 sampai 2002 dan mengidentifikasi model pendidikan Pondok Pesantren Daruttaibin . Metode yang dipakai adalah metode sejarah mencakup langkah-langkah heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Penelitian ini merumuskan dua pokok permasalahan pertama, bagaimana perkembangan Pondok Pesantren Al-Islami Assalafi Daruttaibin Campurdarat Tulungagung dari tahun 1988 sampai 2002?. Kedua, bagaimana model pendidikan yang diterapkan di Pondok Pesantren Al-Islami Assalafi Daruttaibin Campurdarat Tulungagung?. Penelitian menunjukkan bahwa pondok pesantren Daruttaibin berevolusi dari santri kalong berkembang menjadi santri mukim. Model pendidikan yang diterapkan pondok pesantren berfokus pada salafiyah dengan metode sorogan dan bandongan, didukung oleh kegiatan rutin, seperti: kuliah subuh, tahfidz, dan pengajian masyarakat. Perkembangan pondok pesantren tidak terlepas dari peran kiai dan dukungan masyarakat dalam mempertahankan nilai-nilai tradisi keislaman. Penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Daruttaibin berhasil mempertahankan identitas pendidikan salaf di tengah perubahan sosial. Penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan studi sejarah pendidikan Islam dan berfungsi sebagai referensi dalam pengembangan pesantren yang berkelanjutan. Kata Kunci : Model Pendidikan, Perkembangan, Pondok Pesantren

Item Type: Skripsi
Subjects: Sejarah Peradaban Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: 126307211025 SITI MARIYATUL HANIFAH
Date Deposited: 22 Jul 2026 06:17
Last Modified: 22 Jul 2026 06:17
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69869

Actions (login required)

View Item View Item