INTAN LAILI FARIHA, 1860304223201 and UCIK ANA FARDILLA, 198309172023212029 (2026) MANAJEMEN KRISIS DAN PUBLIC IMAGE RECOVERY KANTOR IMIGRASI KELAS II NON TPI BLITAR DALAM MENGHADAPI RATING BURUK. [ Skripsi ]
This is the latest version of this item.
|
Text
COVER.pdf Download (391kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (198kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (33kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (133kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (91kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (58kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (413kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (41kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (46kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (844kB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Manajemen Krisis dan Public Image Recovery Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar dalam Menghadapi Rating Buruk” ini ditulis oleh Intan Laili Fariha, NIM. 1860304223201, dosen pembimbing Ucik Ana Fardilla S. Si, M.I.Kom. Kata Kunci: Manajemen Krisis, Public Image Recovery, Reputasi Digital Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar menghadapi tantangan berupa munculnya rating buruk dari masyarakat pada platform digital yang berpotensi mengancam reputasi lembaga apabila tidak ditangani secara tepat dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mekanisme penanganan keluhan masyarakat secara langsung serta pengelolaan manajemen krisis berbasis digital dalam upaya menjaga reputasi lembaga. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga informan yang terlibat langsung dalam proses pelayanan dan pengelolaan komunikasi publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instansi menerapkan strategi respons awal yang cepat, koordinasi lintas bagian, serta komunikasi terbuka melalui berbagai kanal digital sebagai instrumen utama dalam menjaga stabilitas reputasi. Pengelolaan isu dilakukan melalui klasifikasi bertingkat mulai dari isu ringan hingga berat, sementara pemulihan citra diwujudkan melalui perbaikan layanan nyata yang dipublikasikan kepada masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas manajemen krisis terletak pada sinergi antara pendekatan formal berbasis SOP dan fleksibilitas komunikasi interpersonal petugas di lapangan, yang terbukti mampu mengubah opini publik dari sentimen negatif menuju kepercayaan yang stabil.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Ilmu Komunikasi |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam |
| Depositing User: | 1860304223201 INTAN LAILI FARIHA |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 03:58 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 03:58 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69931 |
Available Versions of this Item
Actions (login required)
![]() |
View Item |
