DINIHA MAZROATUL AKHIROH, 1860102221003 and ASHIMA FAIDATI, 198903172019032015 (2026) UPAYA MENJAGA KEHARMONISAN KELUARGA BESAR OLEH SINGLE PARENT AKIBAT KEMATIAN PASANGAN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Krecek Kecamatan Badas Kabupaten Kediri). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (551kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (461kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (544kB) |
|
|
Text
BAB I .pdf Download (441kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (793kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (338kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (342kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (662kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (199kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (322kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (602kB) |
Abstract
ABSTRAK Diniha Mazroatul Akhiroh, NIM. 1860102221003, 2026, Upaya Menjaga Keharmonisan Keluarga Besar oleh Single Parent Akibat Kematian Pasangan Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Krecek Kecamatan Badas Kabupaten Kediri), Skripsi, Program Studi Hukum Keluarga Islam, Jurusan Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Kata Kunci: Hukum Islam, Keharmonisan Keluarga Besar, Single Parent. Kehilangan pasangan akibat kematian merupakan salah satu ujian terberat yang dapat dialami seseorang, karena selain membawa duka yang mendalam, kondisi tersebut juga mengharuskan seseorang mengemban peran ganda sebagai orang tua tunggal (single parent) sekaligus menjaga keharmonisan dengan keluarga besar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena single parent akibat kematian pasangan di Desa Krecek Kecamatan Badas Kabupaten Kediri yang mampu mempertahankan hubungan harmonis dengan keluarga besarnya meskipun tanpa kehadiran pasangan. Rumusan Masalah penelitian ini: (1) Bagaimana Upaya yang Dilakukan Single Parent Akibat Kematian Pasangan di Desa Krecek Kecamatan Badas Kabupaten Kediri dalam Menjaga Keharmonisan Keluarga Besar?. (2) Bagaimana Upaya yang Dilakukan Single Parent Akibat Kematian Pasangan di Desa Krecek Kecamatan Badas Kabupaten Kediri Perspektif Hukum Islam?. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui Upaya yang Dilakukan Single Parent Akibat Kematian Pasangan di Desa Krecek Kecamatan Badas Kabupaten Kediri dalam Menjaga Keharmonisan Keluarga Besar. (2) Menganalisis Upaya yang Dilakukan Single Parent Akibat Kematian Pasangan di Desa Krecek Kecamatan Badas Kabupaten Kediri Perspektif Hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris dan jenis penelitian studi kasus. Data diperoleh melalui, observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap empat informan yang terdiri dari dua single father dan dua single mother. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui tahap kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Tahap-Tahap penelitian yang digunakan diantaranya; tahap pra penelitian, tahap pelaksanaan, tahap analisis data, dan tahap penulisan laporan. Cara Pengecekan Keabsahan Data melalui; perpanjangan kehadiran dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) upaya single parent dalam menjaga keharmonisan keluarga besar meliputi: pemeliharaan silaturahmi secara aktif dengan keluarga besar pasangan yang telah wafat, komunikasi yang terjaga dengan anak dan keluarga besar, pemenuhan kebutuhan rohani dan pendidikan agama anak melalui TPQ dan pondok pesantren, pemberian kebebasan anak dalam menentukan jalur pendidikan, penyelesaian konflik secara musyawarah, serta keputusan tidak menikah lagi demi menjaga kerukunan keluarga. Ditemukan pula perbedaan pola komunikasi antara single father yang cenderung responsif-pasif dan single mother yang lebih proaktif. 2) Dalam perspektif hukum Islam, upaya yang dilakukan oleh para single parent tersebut secara umum telah selaras Hadis Bukhari dan Muslim tentang kewajiban seorang pemimpin, Hadis Riwayat Tirmidzi tentang kebersamaan Nabi SAW. dengan keluarganya, Q.S. At-Tahrim ayat 6 tentang kewajiban pengasuhan pendidikan agama anak, Q.S. Al-Imran ayat 134 tentang menahan amarah dan memaafkan serta Q.S. An-Nur ayat 22 tentang anjuran memaafkan dan berlapang dada. Kemudian juga selaras dengan nilai-nilai sakinah, mawaddah, warahmah sebagaimana diamanatkan KHI Pasal 77, prinsip pengasuhan Najeela Shihab, pandangan Dadang Hawari dan Syaikh Nawawi tentang keluarga yang harmonis. Kekurangan dalam pemenuhan kewajiban berumah tangga merupakan konsekuensi struktural dari kondisi single parent yang memiliki beban ganda yang perlu dipahami secara kontekstual.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Hukum > Hukum Islam Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | 1860102221003 DINIHA MAZROATUL AKHIROH |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 06:25 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 06:25 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69935 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
