DINAMIKA KESIAPAN PSIKOLOGIS ORANG TUA DALAM PROGRAM BINA OKUPASI ANAK ADHD (ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER) (Studi Fenomenologi di LPA Inspirasi Desa Aryojeding, Rejotangan, Tulungagung)

JULIA SAFINA NAJAH, 1880511240003 and BINTI MAUNAH, 196509031998032001 and ELFI MU'AWANAH, 197211271997032001 (2026) DINAMIKA KESIAPAN PSIKOLOGIS ORANG TUA DALAM PROGRAM BINA OKUPASI ANAK ADHD (ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER) (Studi Fenomenologi di LPA Inspirasi Desa Aryojeding, Rejotangan, Tulungagung). [ Thesis ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (345kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (190kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (249kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (360kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (304kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (391kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (165kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (77kB)
[img] Text
DAFTAR PUSAKA.pdf

Download (136kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Tesis dengan judul “Dinamika Kesiapan Psikologis Orang Tua dalam Program Bina Okupasi Anak ADHD (Attention Devicit Hyperactivity Disorder)” di tulis oleh Julia Safina Najah dengan NIM 1880511240003 dengan pembimbing Prof. Dr. Hj. Binti Ma’unah, M.Pd.I., dan Prof. Dr. Hj. Elfi Muawanah, S.Ag, M.Pd. Kata Kunci: Kesiapan Psikologi, Fenomenologi, ADHD, Bina Okupasi Anak dengan gangguan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) sering kali mengalami regresi atau kemunduran perilaku selama menjalani program bina okupasi. Fenomena regresi ini tidak hanya menjadi beban perkembangan bagi anak, tetapi juga menimbulkan guncangan emosional, kecemasan, dan kelelahan mental yang mendalam bagi orang tua. Dinamika psikologis pengasuh tersebut menjadi semakin kompleks ketika proses stimulasi harian di rumah dihadapkan pada realitas hubungan multigenerasi. Intervensi pengasuhan dan perbedaan aturan dari struktur keluarga besar, seperti kakek atau nenek sering kali memicu benturan aturan domestic yang memperberat beban psikologis orang tua inti. Fokus penelitian ini membedah dinamika kesiapan psikologis orang tua yang meliputi penerimaan dan efikasi diri dalam konteks sistem pengasuhan keluarga anak ADHD. Melalui fokus tersebut, pertanyaan penelitian dirumuskan untuk mengidentifikasi esensi pengelaman batin orang tua serta menganalisis dinamika kolaborasi antara pengasuh dan terapis di LPA Inspirasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan esensi pengalmaan batin orang tua terkait fenomena regresi perilaku anak selama masa terapi. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan menganalisis kontribusi kualitas kolaborasi orang tua dan lembaga terhadap penguatan kesiapan psikologis dalam perspektif layanan bimbingan konseling. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pemilihan informan dilakukan secara purposive melibatkan pengasuh utama anak ADHD yang aktif menjalani program bina okupasi di LPA Inspirasi. Proses pengumpulan data lapangan dilakukan melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan oleh studi dokumentasi naskah. Seluruh data di uji keabsahan datanya melalui teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik guna menjamin validitas temuan lapangan. Setelah data absah, analisis dilakukan secara interaktif melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa pengalmaan batin orang tua bergerak secara dinamis dari fase penolakan menuju penerimaan diri dan resiliensi spiritual. Aliansi hubungan antara orang tua dan terapis di dalam lembaga juga berjalan secara hangat dan empatik sehingga mampu mendongkrak efikasixix diri pengasuh. Namun, kolaborasi ini menghadapi hembatan struktural karena jangkauan bimbingan dari terapis belum mampu menyentuh sistem keluarga besar di lingkungan domestik. Ketiadaan visi asuh bersama kakek atau nenek memicu terjadinya triangulasi peran dan inkonsistensi aturan yang menjadi akar penyebab regresi perilaku anak terjadi secara berulang.

Item Type: Thesis (UNSPECIFIED)
Subjects: Biologi > Manusia
Psikologi > Psikologi pendidikan
Psikologi > Psikologi perkembangan
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Studi Islam
Depositing User: 1880511240003 JULIA SAFINA NAJAH
Date Deposited: 28 Jul 2026 07:18
Last Modified: 28 Jul 2026 07:18
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70157

Actions (login required)

View Item View Item