SELF-COMPASSION DALAM PROSES PEMULIHAN PASIEN DENGAN GANGGUAN JIWA BERAT DI UPT REHABILITASI SOSIAL BINA LARAS KEDIRI

ARINDHA NURLITA, 126308213252 and USWAH WARDIANA, 197002091999032001 (2026) SELF-COMPASSION DALAM PROSES PEMULIHAN PASIEN DENGAN GANGGUAN JIWA BERAT DI UPT REHABILITASI SOSIAL BINA LARAS KEDIRI. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (612kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (287kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (309kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (351kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (409kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (306kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (459kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (283kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (279kB)
[img] Text
DAFPUS.pdf

Download (268kB)
[img] Text
LAMPIRAN baru.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Skripsi dengan judul “Self-Compassion dalam Proses Pemulihan Pasien dengan Gangguan Jiwa di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras Kediri” yang ditulis oleh Arindha Nurlita, NIM 126308213252, dengan Dosen Pembimbing Ibu Hj. Uswah Wardiana, M.Si Kata Kunci: Self-Compassion, pemulihan psikologis, gangguan jiwa mental, rehabilitasi sosial Gangguan jiwa berat merupakan kondisi yang tidak hanya berdampak pada aspek psikologis, tetapi juga sosial dan spiritual individu. Pasien sering kali mengalami stigma sosial dan tekanan emosional yang menghambat proses pemulihan. Salah satu pendekatan yang dianggap mampu memperkuat ketahanan psikologis pasien adalah self-compassion, yakni kemampuan untuk bersikap lembut, menerima diri, dan menyikapi penderitaan dengan kesadaran dan empati. Teori self-compassion menurut Neff (2003) mencakup enam dimensi: self-kindness, self-judgement, common humanity, isolation, over-identification, dan mindfulness. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang melibatkan dua partisipan di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras Kediri. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap partisipan yang telah menjalani rehabilitasi lebih dari enam bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam dimensi self-compassion muncul dalam narasi pengalaman partisipan. Dimensi self-kindness dan mindfulness tampak dominan, sementara self-judgement dan isolation masih muncul namun mulai berkurang melalui dukungan sosial dan spiritual. Self- compassion membantu pasien dalam menghadapi tekanan psikologis dan emosi negatif secara lebih adaptif. Faktor internal seperti refleksi diri serta faktor eksternal seperti dukungan lingkungan menjadi penentu berkembangnya self-compassion. Penelitian ini merekomendasikan agar pendekatan self-compassion diintegrasikan ke dalam program rehabilitasi sebagai strategi untuk memperkuat kesejahteraan psikologis pasien dengan gangguan jiwa.

Item Type: Skripsi
Subjects: Psikologi > Psikologi klinis
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Psikologi Islam
Depositing User: 126308213252 ARINDHA NURLITA
Date Deposited: 04 Aug 2026 02:00
Last Modified: 04 Aug 2026 02:00
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70470

Actions (login required)

View Item View Item