FENOMENA SHALAT BERJAMAAH ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS REHABILITASI SOSIAL BINA LARAS KEDIRI

NADYA CANTIKA PUTRI, 1860303223038 and ACHMAD SAUQI, 196912162000031002 (2026) FENOMENA SHALAT BERJAMAAH ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS REHABILITASI SOSIAL BINA LARAS KEDIRI. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (598kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (341kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (187kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (371kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (533kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (260kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (329kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (342kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (161kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (126kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Skripsi dengan judul “Fenomena Shalat Berjamaah Orang Dengan Gangguan Jiwa di Unit Teknis Rehabilitasi Sosial Bina Laras Kediri” ditulis oleh Nadya Cantika Putri, NIM 1860303223038, dibimbing oleh dosen Dr. Achmad Sauqi, M.Pd.I. Kata kunci: Orang dengan Gangguan Jiwa, Shalat Berjamaah, Makna, Pengalaman, Fenomenologi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena Orang dengan Gangguan Jiwa yang masih aktif mengikuti kegiatan keagamaan, khususnya shalat berjamaah, selama menjalani rehabilitasi sosial. Meskipun masih terdapat anggapan bahwa Orang dengan Gangguan Jiwa tidak mampu memahami dan melaksanakan ibadah sebagaimana individu pada umumnya, sebagian Orang dengan Gangguan Jiwa tetap menunjukkan keterlibatan dalam aktivitas keagamaan serta memiliki pengalaman spiritual yang beragam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memahami makna dan pengalaman shalat berjamaah pada Orang dengan Gangguan Jiwa di Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Bina Laras Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Analisis data dilakukan menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga informan utama yang aktif mengikuti shalat berjamaah serta satu informan pendukung sebagai triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa shalat berjamaah dimaknai oleh para informan sebagai bentuk ibadah yang menghadirkan kedekatan dengan Allah SWT, media untuk berdoa dan bersyukur, serta sumber ketenangan batin. Pengalaman yang dirasakan meliputi perasaan tenang, nyaman, dan senang setelah shalat, kesedihan ketika tidak dapat melaksanakan shalat, munculnya semangat melalui kebersamaan dalam berjamaah, serta keyakinan bahwa doa setelah shalat memberikan harapan dan kekuatan dalam menjalani kehidupan. Temuan ini menunjukkan bahwa klien Orang dengan Gangguan Jiwa yang berada pada kondisi rehabilitasi stabil tetap mampu membangun pemaknaan religius terhadap shalat berjamaah dan menghayati pengalaman spiritual secara subjektif selama menjalani proses rehabilitasi.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama
Agama > Tasawuf
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Tasawuf Psikoterapi
Depositing User: 1860303223038 NADYA CANTIKA PUTRI
Date Deposited: 04 Aug 2026 02:44
Last Modified: 04 Aug 2026 02:44
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70476

Actions (login required)

View Item View Item