NURRIANA MALDINI SETIAWAT, 126102212222 and ASROP SAFI'I, - (2026) PERALIHAN MUSHOLA WAKAF YANG AKAN DIBANGUN JALAN TOL PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NO 41 TAHUN 2004, SUDUT PANDANG KANTOR URUSAN AGAMA (KUA), DAN ULAMA’ (NU) DI KECAMATAN KAUMAN KABUPATEN TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (592kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (193kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (174kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (207kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (400kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (187kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (389kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (226kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (113kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (166kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (895kB) |
Abstract
Nurriana Maldini Setiawati, Nomor Induk Mahasiswa 126102212222, PERALIHAN MUSHOLA WAKAF YANG AKAN DIBANGUN JALAN TOL PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NO 41 TAHUN 2004, SUDUT PANDANG KANTOR URUSAN AGAMA DAN ULAMA' NU DI KECAMATAN KAUMAN KABUPATEN TULUNGAGUNG, Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing Prof. Dr. H. Asrop Syafi'i, M.Ag. Dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat kepemilikan mobil pribadi yang tinggi, Indonesia berkontribusi terhadap peningkatan lalu lintas, terutama di kota-kota besar. Untuk itu, pemerintah membangun jalan tol sebagai bagian dari strategi pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan mobilitas dan memperlancar lalu lintas. Sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), Jalan Tol Kediri-Tulungagung diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur, efisiensi waktu tempuh, dan konektivitas. Namun, masyarakat juga terkena dampak dari pembangunan ini, termasuk tanah wakaf seperti Musholla yang berada di sepanjang jalur pembangunan jalan tol. Konteks penelitian ini yaitu : 1) Bagaimana mekanisme peralihan wakaf menurut bidang perwakafan di Kantoe Urusan Agama Kecamatan Kauman? 2) Bagaimana pandangan KUA dan Ulama' NU di Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung terhadap peralihan mushola wakaf untuk kepemtingan pembangunan jalan tol? 3) Bagaimana ketentuan hukum dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang wakaf terkait peralihan fungsi tanah wakaf untuk pembangunan jalan tol? Metode Penelitian menggunakan penelitian lapangan. Metode pangumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Data primer yang dihasilkan dalam penelitian ini berupa data-data hasil dari wawancara kepada Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Ulama' NU, dan Nadzir di Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung. Teknik analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data, kesimpulan/verifikasi, sedangkan dalam pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses peralihan mushola wakaf terlebih dahulu dilakukan dengan musyawarah antara wakif/ahli waris, nadzir, dan masyarakat. Hasul dari kesepakatan tersebut kemudian diserahkan kepada pihak KUA dan kemudian pengajuan ke Badan Wakaf Indonesia (BWI). Dalam proses istibdal pihak KUA dan Ulama' NU menyetujuinya dengan syarat dilakukan dengan hukum negara yang berlaku dan syariat islam, serta manfaat yang didapatkan lebih besar bagi masyarakat. Penelitian ini menunjukkan sinergi antara hukum islam dan regulasi negara dalam menjaga tujuan wakaf di tengah pembangunan infrastruktul nasional.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | 126102212222 NURRIANA MALDINI SETIAWATI |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 02:16 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 02:16 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/71312 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
