ALIYATIL HAMDANIATI, 1860308221073 and FARUQ, 199011072023141822 (2026) MAKNA FORGIVENESS PADA ANAK FATHERLESS. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (736kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (328kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (376kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (345kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (445kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (364kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (493kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (390kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (342kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (300kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Makna Forgiveness pada Anak Fatherless” ini ditulis oleh Aliyatil Hamdaniati, NIM. 1860308221073, dengan pembimbing/promotor Faruq, S.Psi., M.Psi. Kata Kunci: Fatherless, Forgiveness, Dinamika Emosional, Transformasi Psikologis Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena fatherless yang ditandai dengan ketiadaan keterlibatan baik fisik maupun emosional ayah dalam kehidupan anak. Kondisi ini berpotensi menimbulkan luka psikologis yang berdampak pada pembentukan identitas diri, perkembangan emosi dan kualitas relasi interpersonal individu. Dalam konteks tersebut, forgiveness menjadi salah satu proses psikologis penting yang berperan dalam pemulihan luka batin dan rekonstruksi makna diri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman individu fatherless dalam menjalani proses forgiveness, menggali dinamika emosional yang menyertainya dan memahami makna forgiveness dalam kehidupan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Interprtative Phenomenological Analysis (IPA) dengan jumlah partisipan sebanyak tiga orang dengan pengalaman fatherless. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara bertahap sesuai dengan prosedur Interprtative Phenomenological Analysis (IPA) untuk mengungkap makna pengalaman subjektif partisipan secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema superordinat utama. Pertama, luka emosional akibat pengalaman fatherless yang mencakup kehilangan figur ayah, munculnya emosi negatif dan mekanisme perlindungan diri seperti memendam emosi dan penghindaran. Kedua, pergulatan intrapersonal dalam proses forgiveness yang ditandai dengan adanya konflik batin, upaya memahami perspektif ayah dan refleksi diri. Ketiga, transformasi makna dan diri melalui forgiveness yang mencakup pelepasan beban emosional, penerimaan pengalaman dan pertumbuhan psikologis. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa forgiveness pada indivdu yang mengalami fatherless merupakan proses yang bertahap dan tidak linear dan melibatkan interaksi kompleks antara emosi, kognisi dan pemaknaan terhadap pengalaman hidup. Forgiveness tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme penyembuhan tetapi jugaberfungsi sebagai transformasi psikologis yang memungkinkan individu membangun kembali makna diri dan mencapai kesejahteraan psikologis.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Psikologi Psikologi > Psikologi klinis |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Psikologi Islam |
| Depositing User: | 1860308221073 ALIYATIL HAMDANIATI |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 03:20 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 03:20 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/71899 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
