PROSES PENERIMAAN DIRI PADA ANAK PANTI ASUHAN AHMAD YANI AL-MUSLIMUN TULUNGAGUNG DITINJAU DARI PERKEMBANGAN USIA (Studi Fenomenologi)

TATIK SUSANTI, 1860306223101 and FEBRI TRI CAHYONO, 199102222025211011 (2026) PROSES PENERIMAAN DIRI PADA ANAK PANTI ASUHAN AHMAD YANI AL-MUSLIMUN TULUNGAGUNG DITINJAU DARI PERKEMBANGAN USIA (Studi Fenomenologi). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (406kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (210kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (280kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (188kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (336kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (258kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (859kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (283kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (158kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (180kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Skripsi dengan judul “Proses Penerimaan Diri Anak Panti Asuhan Ahmad Yani Al-Muslimun Ditinjau dari Perkembangan Usia: Studi Fenomenologis” ini ditulis oleh Tatik Susanti, NIM. 1860306223101, dengan pembimbing/promotor Bapak Febri Tri Cahyono M.Pd. Kata Kunci: Penerimaan Diri, Anak Panti Asuhan, Perkembangan Usia, Fenomenologi, Kubler-Ross Penelitian ini mengkaji proses penerimaan diri anak Panti Asuhan Ahmad Yani Al-Muslimun Tulungagung yang ditinjau dari perkembangan usia, mencakup jenjang TK, SD, SMP, dan SMK. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa anak-anak panti asuhan menghadapi tantangan psikologis yang kompleks akibat kehilangan embal orang tua dan perpisahan dari lingkungan keluarga, namun proses penerimaan diri mereka belum banyak dikaji secara lintas usia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Subjek penelitian berjumlah 10 anak (termasuk 1 anak TK yang datanya diperoleh melalui pengasuh) dan 1 pengasuh sebagai informan triangulasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan angket. Analisis data mengacu pada model Kübler-Ross yang meliputi lima tahapan: denial, anger, bargaining, depression, dan acceptance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penerimaan diri berlangsung berbeda pada setiap jenjang usia. Pada jenjang TK, penerimaan diri bersifat behavioral dan belum kognitif-reflektif. Pada jenjang SD, acceptance terutama dipicu oleh terjalinnya pertemanan bermakna, dengan durasi denial yang singkat. Pada jenjang SMP, proses menjadi lebih kompleks dengan anger yang lebih dominan dan durasi tahapan yang lebih embali. Pada jenjang SMK, penerimaan diri bersifat reflektif dan filosofis, disertai kemampuan memaknai kehilangan secara konstruktif. Penelitian juga menemukan pola delayed processing pada anak yang masuk panti sejak usia sangat dini, di mana fase terberat baru dirasakan ketika kapasitas kognitif berkembang. Faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap proses penerimaan diri adalah dukungan teman sebaya, lama tinggal di panti, usia saat masuk panti, dan internalisasi nilai-nilai Islam.

Item Type: Skripsi
Subjects: Bimbingan dan Konseling Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Bimbingan Penyuluhan Islam
Depositing User: 1860306223101 TATIK SUSANTI
Date Deposited: 07 Sep 2026 03:28
Last Modified: 07 Sep 2026 03:28
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/71927

Actions (login required)

View Item View Item