ANANDA VALENTINO, 1860101221058 and SEPTI WULAN SARI, 199209182019032019 (2026) PENGGUNAAN KOIN SHOPEE SEBAGAI IMBALAN DALAM FITUR SHOPEE CAPIT DAN SHOPEE LUCKY PRIZE DALAM PERSPEKTIF DSN-MUI NOMOR 62/DSN-MUI/XII/2007 TENTANG AKAD JU’ALAH (Studi Pada Pengguna Shopee Games). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (651kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (248kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (171kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (251kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (313kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (263kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (966kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (325kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (189kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (168kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi muamalah kontemporer melalui fitur gamifikasi Shopee berupa Shopee Capit dan Shopee Lucky Prize yang melibatkan Koin Shopee sebagai instrumen imbalan (iwadh). Mekanisme berbasis sistem acak ini menimbulkan dilema hukum bagi pengguna Muslim karena berpotensi mengandung maisir dan garar, sehingga perlu dikaji berdasarkan Fatwa DSN-MUI No. 67/DSN-MUI/XII/2007 tentang Akad Ju'alah. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahui mekanisme penggunaan Koin Shopee sebagai imbalan (iwadh) dalam fitur Shopee Capit dan Shopee Lucky Prize. 2) Menganalisis tinjauan Fatwa DSN-MUI No. 67/DSN-MUI/XII/2007 tentang Akad Ju'alah terhadap penggunaan Koin Shopee sebagai imbalan (iwadh) dalam fitur Shopee Capit dan Shopee Lucky Prize. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi lapangan (field research). Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara langsung dengan pengguna aplikasi Shopee yang memanfaatkan fitur Shopee Capit dan Shopee Lucky Prize di Kabupaten Tulungagung. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, serta Fatwa. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan pengujian keabsahan data melalui perpanjangan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Mekanisme Penggunaan Shopee Koin merupakan mata uang virtual resmi dengan nilai tukar tetap Rp1,00 per koin yang hanya dapat diperoleh melalui aktivitas dalam aplikasi. Dalam Shopee Capit, pengguna wajib menukarkan 250–350 koin per sesi bermain dengan hasil ditentukan sistem acak dan terdapat kemungkinan zonk tanpa kompensasi, sedangkan Shopee Lucky Prize tidak mensyaratkan koin secara langsung melainkan tiket dari penyelesaian misi dengan jaminan hadiah di setiap partisipasi meskipun nilainya acak. 2) Berdasarkan tinjauan Fatwa DSN-MUI No. 67/DSN-MUI/XII/2007, Koin Shopee Capit tidak sesuai dengan akad Ju'alah yang sah karena mengandung garar fi al-miqdar dan garar fi al-wasf yang signifikan akibat ketidaktransparanan probabilitas hadiah, sedangkan Koin Shopee Lucky Price dinilai belum memenuhi dengan akad Ju’alah karena berpotensi mengandung maisir.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Ekonomi > Akad Ekonomi > E-Commerce Hukum > Hukum Ekonomi Islam Ekonomi > Upah |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | 1860101221058 ANANDA VALENTINO |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 04:08 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 04:08 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/71930 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
