OPTIMALISASI MEDIASI SEBAGAI INSTRUMEN PREVENTIF PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA TULUNGAGUNG

ALFIAN SYARIF RAMADHANI, 1860102222225 and ROHMAWATI, 197701042009012003 (2026) OPTIMALISASI MEDIASI SEBAGAI INSTRUMEN PREVENTIF PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]

This is the latest version of this item.

[img] Text
COVER.pdf

Download (418kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (334kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (215kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (455kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (500kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (304kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (364kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (312kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (228kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (263kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (532kB)

Abstract

Alfian Syarif Ramadhani, NIM. 1860102222225. “Optimalisasi Mediasi Sebagai Instrumen Preventif Perceraian di Pengadilan Agama Tulungagung”. Skripsi. Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syari’ah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2026. Pembimbing Dr. Rohmawati, M.A. Kata Kunci: Mediasi, Perceraian, Mediator, Pengadilan Agama, PreventifPerceraian. Perceraian merupakan salah satu permasalahan dalam kehidupan rumah tangga yang memiliki dampak luas terhadap pasangan suami istri, anak, keluarga, serta lingkungan sosial. Sebagai upaya untuk menekan meningkatnya angka perceraian, Pengadilan Agama memiliki kewajiban untuk melaksanakan proses mediasi sebelum perkara perceraian dilanjutkan ke tahap persidangan sebagaimana diatur dalam PERMA Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan. Namun dalam praktiknya, keberhasilan mediasi masih menghadapi berbagai kendala sehingga belum sepenuhnya mampu menjadi instrumen preventif dalam mencegah perceraian. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini berfokus pada tiga rumusan masalah, yaitu bagaimana pelaksanaan mediasi dalam perkara perceraian di Pengadilan Agama Tulungagung (1), apa saja hambatan yang dihadapi mediator dalam mengoptimalkan mediasi sebagai upaya pencegahan perceraian (2), serta bagaimana strategi mediator dalam memediasi perkara perceraian di Pengadilan Agama Tulungagung (3). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang berkaitan dengan pelaksanaan mediasi perkara perceraian di Pengadilan Agama Tulungagung. Teknik analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan mediasi di Pengadilan Agama Tulungagung telah berjalan sesuai dengan ketentuan PERMA Nomor 1 Tahun 2016, dimana setiap perkara perceraian wajib terlebih dahulu menempuh proses mediasi dengan bantuan mediator. Namun, efektivitas mediasi masih mengalami beberapa hambatan, seperti rendahnya iktikad baik para pihak, konflik rumah tangga yang sudah kompleks, perselingkuhan, serta keterbatasan waktu dan pendekatan komunikasi dalam proses mediasi. Meskipun demikian, strategi mediator melalui pendekatan persuasif, komunikasi interpersonal, pemberian pemahaman mengenai dampak perceraian, serta upaya menggali akar permasalahan rumah tangga menjadi faktor penting dalam meningkatkan peluang keberhasilan mediasi.

Item Type: Skripsi
Subjects: Peradilan Islam > Perceraian
Perdata Islam
Peradilan Islam > Perkawinan
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 1860102222225 ALFIAN SYARIF RAMADHANI
Date Deposited: 16 Sep 2026 02:36
Last Modified: 16 Sep 2026 02:36
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/72438

Available Versions of this Item

  • OPTIMALISASI MEDIASI SEBAGAI INSTRUMEN PREVENTIF PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA TULUNGAGUNG. (deposited 16 Sep 2026 02:36) [Currently Displayed]

Actions (login required)

View Item View Item