ZAHROTUNNISA SISWAHYUNINGSIH, 1880501240027 and PRIM MASROKAN MUTOHAR, 197206082002121001 and AHMAD TANZEH, 196906121999031003 (2026) PENGARUH KEPEMIMPINAN PROFETIK, SUPERVISI AKADEMIK, DAN BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA GURU (Study Sequential Explanatory Mixed Method di MTsN 1 Tulungagung). [ Thesis ]
|
Text
COVER.pdf Download (704kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (312kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (248kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (341kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (519kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (415kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (778kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (948kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (508kB) |
|
|
Text
BAB VII.pdf Restricted to Registered users only Download (236kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (235kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Tesis dengan judul “Pengaruh Kepemimpinan Profetik, Supervisi Akademik, dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Guru (Study Sequential Explonatory Mixed Method di MTsN 1 Tulungagung)” ditulis oleh Zahrotunnisa` Siswahyuningsih dengan dosen pembimbing Prof. Dr. Prim Masrokan Mutohar, M.Pd., dan Prof. Dr. Ahmad Tanzeh, M.Pd.I. Kata Kunci: Kepemimpinan Profetik, Supervisi Akademik, Budaya Kerja, Kinerja Guru Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kinerja guru sebagai faktor utama dalam pencapaian mutu pendidikan madrasah. Kinerja guru tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individual, tetapi juga oleh faktor kepemimpinan, supervisi akademik, dan budaya kerja organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan profetik, supervisi akademik, dan budaya kerja terhadap kinerja guru serta menjelaskan mekanisme hubungan antarvariabel tersebut di MTsN 1 Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan Sequential Explanatory Mixed Method, yaitu penelitian kuantitatif yang dilanjutkan dengan penelitian kualitatif sebagai penguatan dan penjelasan hasil kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh guru MTsN 1 Tulungagung dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Data kuantitatif diperoleh melalui angket dan dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) berbantuan aplikasi SmartPLS 4. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana melalui proses kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kondisi kepemimpinan profetik, supervisi akademik, budaya kerja, dan kinerja guru berada pada kategori sangat baik; (2) kepemimpinan profetik berpengaruh positif dan signifikan terhadap supervisi akademik; (3) kepemimpinan profetik berpengaruh positif dan signifikan terhadap budaya kerja; (4) supervisi akademik berpengaruh positif dan signifikan terhadap budaya kerja; (5) kepemimpinan profetik tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja guru; (6) supervisi akademik tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru; (7) budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru; (8) kepemimpinan profetik berpengaruh tidak langsung secara signifikan terhadap budaya kerja melalui supervisi akademik; (9) kepemimpinan profetik tidak berpengaruh tidak langsung secara signifikan terhadap kinerja guru melalui supervisi akademik; (10) kepemimpinan profetik tidak berpengaruh tidak langsung secara signifikan terhadap kinerja guru melalui budaya kerja; (11) supervisi akademik berpengaruh tidak langsung secara signifikan terhadap kinerja guru melalui budaya kerja; (12) Kepemimpinan profetik berperan transformatif-spiritual dalam supervisi akademik melalui operasionalisasi keempat sifat kenabian pada setiap fase klinis: siddiq membangun transparansi pre-conference, amanah menjamin konsistensi pelaksanaan, tabligh menghadirkan umpan balik post-conference yang produktif, dan fathonah menghasilkan diagnosis pedagogis dan rekomendasi berbasis teknologi; (13) Kepala madrasah membentuk budaya kerja dengan memetakan sifat siddiq pada integritas, amanah pada spiritualisasi etos kerja berbasis ibadah, tabligh pada iklim komunikasi yang konstruktif, dan fathonah pada budaya inovasi melalui ruang kreatif dan kebijakan adaptif; (14) Kepemimpinan profetik meningkatkan kinerja guru melalui empat mekanisme paralel yang sinergis: siddiq melalui keteladanan disiplin, amanah melalui spiritualisasi etos kerja, tabligh melalui komunikasi-kolaboratif, dan fathonah melalui stimulasi berpikir kritis dan adaptasi transformasi digital; (15) Supervisi akademik terbukti sebagai instrumen institusional pembentuk budaya kerja melalui pembiasaan kolektif yang berulang pada pre-conference menanamkan profesionalitas dan tanggung jawab, conference membiasakan objektivitas dan akuntabilitas, serta post-conference mendorong lahirnya budaya inovasi melalui refleksi mandiri; (16) Supervisi akademik meningkatkan kinerja guru secara berkesinambungan melalui: pre-conference menstandarisasi perangkat dan menyamakan persepsi pedagogis, conference memverifikasi implementasi kelas dan penguasaan materi, serta post-conference memberikan umpan balik teknis, menyusun rencana tindak lanjut, dan mengaktifkan sistem mentor teman sejawat; (17) Budaya kerja menjadi determinan terkuat kinerja guru karena kelima pilarnya integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan telah mengakar sebagai asumsi dasar yang mendasari kinerja secara otonom, mandiri, dan berkelanjutan tanpa memerlukan kontrol eksternal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaruh kepemimpinan profetik terhadap kinerja guru berlangsung melalui mekanisme supervisi akademik dan budaya kerja. Kepemimpinan profetik mendorong terlaksananya supervisi akademik yang efektif, supervisi akademik memperkuat budaya kerja guru, dan budaya kerja yang kuat berkontribusi terhadap peningkatan kinerja guru. Hal tersebut menunjukkan bahwa supervisi akademik dan budaya kerja merupakan mekanisme strategis dalam mentransformasikan nilai-nilai kepemimpinan profetik menjadi peningkatan kinerja guru.
| Item Type: | Thesis (UNSPECIFIED) |
|---|---|
| Subjects: | Kepemimpinan Pendidikan Islam |
| Divisions: | Pascasarjana > Thesis > Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | 1880501240027 ZAHROTUNNISA' SISWAHYUNINGSIH |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 08:56 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 08:56 |
| URI: | https://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/72039 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
