PEMBEDAAN HARGA MAKANAN ANTARA WISATAWAN LOKAL DAN WISATAWAN LUAR DAERAH DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DAN HUKUM ISLAM PRESPEKTIF IBNU TAIMIYAH (Studi Kasus Di Area Wisata Gunung Banon di Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulugagung)

MUHAMAD FIRDAUS ANDI PRATAMA, 12101173049 (2023) PEMBEDAAN HARGA MAKANAN ANTARA WISATAWAN LOKAL DAN WISATAWAN LUAR DAERAH DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DAN HUKUM ISLAM PRESPEKTIF IBNU TAIMIYAH (Studi Kasus Di Area Wisata Gunung Banon di Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulugagung). [ Skripsi ]

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (805kB) | Preview
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (310kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (245kB)
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (226kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (511kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (176kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (435kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (327kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (56kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (168kB) | Preview

Abstract

Muhamad Firdaus Andi Pratama, 12101173049, Pembedaan Harga Makanan Antara Wisatawan Lokal dan Wisatawan Luar Daerah Ditinjau Dari Undang-Undang No 08 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen dan Hukum Islam (Studi Kasus Di Area Wisata Gunung Banon Desa Demuk Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung) Jurusan Hukum Ekonomi Syari’ah, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2023, Pembimbing: Dr. ZulfatunNi”mah, S.H.I., M.Hum. Kata Kunci: Pembedaan Harga, Wisatawan, Undang-Undang Perlindungan Konsumen, Hukum Islam. Penelitia ini dilatar belakangi oleh pembedaan harga antara wisatawan lokal dan wisatawan luar daerah yang dilakukan pedagang di area wisata Gunung Banon tepatnya di Desa Demuk Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung, pembedaan harga tersebut bagi wisatawan yang berasal dari luar daerah merupakan hal yang wajar atau sering terjadi di tempat-tempat wisata, tetapi pemedan harga tersebut merupaka hal yang diperbolehkan dalam Undang-undang No 08 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Hukum Islam prespektif Ibnu Timiyah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana fenomena harga yang terjadi di area Wisata Gunung Banon?; 2) Mengapa para pedagang di area wisata Gunung Banon memberlakukan harga makanan yang berbeda antara wisawatawan lokal dan wisatawan luar daerah?; 3) Bagaimana tinjauan Undang-Undang No. 08 Tahun 1999 dalam preaktik pebemdaan harga makanan antara wisatawan lokal dan wisatawan luar daerah di wisata Gunung Banon Desa Demuk Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung?; 4) Bagamana tinjauan Hukum Islam dalam preaktik pembedaan harga makanan antara wisatawan lokal dan wisatawanluar daerah di wisata Gunung Banon Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian hukum empiris yang bersumber dari wawancara serta pelakuan nyata melalui pengamatan langsung. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara bersumber dari pedagang dan pembeli, Lembaga Perlindungan Konsumen Serta Dinas Kebudayaan Kabupaten Tulungagung sebagai peran pendukung sebagai informan. Teknik analisis data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, Teknik pengesahan keabsahan data adalah trianggulasi. Hasil penelitian menunjuakan bahwa:1) Pedagang di area wisata Gunung Banon melakukan praktik pembedaan harga yang dimana wisatawan lokal diberi harga murah dari pada wisatawan luar daerah. 2). Pedagang di area wisata Gunung Banon memberi harga yang berbedaa ntara wisatawan lokal dan wisatawan luar daerah dimana wisatawan lokal diberi harga yang lebih murah dari pada wisatawan luar daerah karena mengapresiasi wisatawan lokal atas keseringanya berkunjung, meskipun demikian wisatawan yang berasal dari luar daerah merasa hal tersebut tidak mergikannya. 3) Pembedaan harga yang terjadi di area wisata Gunung Banon bukan bentuk diskriminasi yang disebut dalam pasal 7 ayat 3 Undang-Undang No 08 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang dimana kewajiban pelaku usaha adalah memperlakukan atau melayani konsumen secara baik dan jujur serta tidak diskriminatif, tetapi pembedan harga yang terjadi di wisata Gunung Banon merpakan tindakan apresiasi. `4) Pembedaan harga yang terjadi di area wisata Gunung Banon bukan merupakan praktik jual beli yang dimana mendzalimi pihak lain yang tertera dalam hukum islam prespekdif Ibnu Taimiyah

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Ekonomi Islam
Ekonomi > Harga
Hukum > Undang-undang
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: 1313030080 OK PRINT
Date Deposited: 16 Oct 2023 02:07
Last Modified: 16 Oct 2023 02:07
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/40585

Actions (login required)

View Item View Item