FIKI LAILATUS SA’ADAH, 1880507230003 and MULIA ARDI, 198007242014031001 and AHMAD NURCHOLIS, 197808012009011006 (2025) REPRESENTASI SIMBOLIK KEBAYA DALAM TINJAUAN FILSAFAT KEBUDAYAAN ERNST CASSIRER. [ Thesis ]
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (177kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (53kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (301kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (280kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (226kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (345kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (35kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (120kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK Tesis dengan judul “Representasi Simbolik Kebaya dalam Tinjauan Filsafat Kebudayaan Ernst Cassirer” ini ditulis oleh Fiki Lailatus Sa’adah dengan Pembimbing yaitu; Dr. Mulia Ardi, M.Phil dan Dr. Ahmad Nurcholis, S.S., M.Pd. Kata Kunci : Kebaya, Ernst Cassirer, Filsafat Kebudayaan Penelitian ini dilatar belakangi oleh kebaya sebagai busana tradisional Indonesia serta memiliki peran penting dalam mencerinkan identitas, status sosial, dan nilai-nilai budaya masyarakat. Seiring dengan perkembangan zaman dan pengaruh globalisasi, kebaya mengalami transformasi yang signifikan, yang tidak hanya mempengaruhi desain dan penggunannya, tetapi juga makna yang terkandung didalamnya. Pendekatan filsafat kebudayaan Ernst Cassirer dipilih untuk menggali representasi simbolik kebaya, mengingat teorinya tentang manusia sebagai makhluk pencipta dan pengguna simbol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi simbolik kebaya yang menekankan pada empat sistem simbol yaitu: mitos, bahasa, seni, dan ilmu pengetahuan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (Library Reseacrh). Sumber data yang digunakan peneliti berupa sumber data primer yaitu buku “Pesona Kebaya dan Batik” dan “Manusia dan Kebudayaan” serta sumber data sekunder berupa buku-buku, artikel ataupun jurnal, dan literatur lainnya yang berkaitan dengan onbjek formal dan objek material penelitian. Teknik pengumpulan data melibatkan pembacaan simbolik dan semantik, diikuti dengan pencatatan data secara kuotasi, parafrase, sinoptik, dan presisi. Metode analisis yang digunakan peneliti adalah hermeneutika filosofis dengan unsur metodis yakni verstehen, interpretasi, koherensi intern, holistika, idealisasi dan induktif untuk memahami makna budaya, nilai, simbol, pemikiran, dan perilaku manusia terkait kebaya. Hasil penelitian menunjukkan; pertama, kebaya merefleksikan nilai-nilai spiritual dan moralitas, seperti kesucian pada kebaya putih dan kesabaran pada penggunaan setagen. Kedua, kebaya berfungsi sebagai bahasa visual yang mengkomunikasikan status sosial, kekayaan, dan adaptasi terhadap modernitas serta menjadi medium ekspresi diri dan identitas budaya. Ketiga, kebaya menampilkan keindahan estetika melalui desain, motif, dan aksesorinya yang mencerminkan proses imitasi budaya dan penyingkapan realitas sosial. Keempat, kebaya merepresentasikan pengetahuan terstruktur melalui klasifikasi, teknik pembuatan, dan evolusi desainnya serta menjadi simbol dari pemikiran rasional dan adaptasi budaya.
| Item Type: | Thesis (UNSPECIFIED) |
|---|---|
| Subjects: | Filsafat > Filsafat Islam |
| Divisions: | Pascasarjana > Thesis > Filsafat Agama |
| Depositing User: | 1880507230003 FIKI LAILATUS SA'ADAH |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 07:43 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 07:43 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65998 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
