PENGELOLAAN ROYALTI COVER LAGU DI PLATFORM DIGITAL MENURUT PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 56 TAHUN 2021 PERSPEKTIF FIQH SIYASAH

PETI, 1860103221072 and AHMADI ABDUL SHOMAD FAIZ NAHDHIYANTO, 198204212025211002 (2026) PENGELOLAAN ROYALTI COVER LAGU DI PLATFORM DIGITAL MENURUT PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 56 TAHUN 2021 PERSPEKTIF FIQH SIYASAH. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (366kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (270kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (329kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (339kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (229kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (301kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (221kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (224kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (428kB)

Abstract

Skripsi dengan judul “Pengelolaan Royalti Cover Lagu Di Platform digital Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 Perspektif Fiqh Siyasah” ditulis oleh Peti, NIM 1860103221072, Program Studi Hukum Tatanegara, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Dr. Ahmadi Abdul Shomad Faiz Nahdhiyanto, M.H. Kata Kunci: Royalti, Cover Lagu, Platform Digital, PP No. 56 Tahun 2021, Fiqh Siyasah Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi digital yang mendorong maraknya praktik cover lagu di berbagai platform digital yang berpotensi menghasilkan keuntungan ekonomi. Fenomena tersebut menimbulkan persoalan hukum terkait pemanfaatan hak cipta, khususnya mengenai pengelolaan royalti atas lagu yang digunakan kembali oleh pihak lain. Negara kemudian menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik sebagai upaya memberikan perlindungan hukum dan kepastian bagi pencipta lagu. Namun, dalam praktiknya, pengelolaan royalti atas cover lagu di platform digital masih menimbulkan perdebatan, baik dari sisi kepastian hukum maupun keadilan. Oleh karena itu, diperlukan kajian yang tidak hanya meninjau aspek hukum positif, tetapi juga dianalisis dari perspektif fiqh siyasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan pengelolaan royalti cover lagu di platform digital menurut Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 serta menilai pengelolaannya dalam perspektif fiqh siyasah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber data diperoleh dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif dengan teknik analisis deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 telah memberikan dasar hukum bagi pengelolaan royalti lagu melalui sistem pengelolaan kolektif yang terpusat di bawah Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). Namun, pengaturan tersebut belum secara rinci mengatur mekanisme pengelolaan royalti atas cover lagu di platform digital, sehingga menimbulkan ketidakjelasan hukum dalam praktiknya. Ditinjau dari perspektif fiqh siyasah, kebijakan pengelolaan royalti tersebut pada dasarnya sejalan dengan prinsip kemaslahatan umum dan perlindungan hak ekonomi (hifz al-mal), tetapi masih memerlukan penyempurnaan agar lebih mencerminkan prinsip keadilan, amanah, dan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Tata Negara
Hak Kekayaan Intelektual
Hukum > Undang-undang
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Tata Negara
Depositing User: 1860103221072 PETI
Date Deposited: 06 Feb 2026 02:11
Last Modified: 06 Feb 2026 02:11
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66428

Actions (login required)

View Item View Item