KIDUNG DARMAWEDHA (Representasi Ajaran Memayu Hayuning Bawana)

RINALDY RACHMAD SUBEKTI, 126302202040 and AKHOL FIRDAUS, 2027047804 (2025) KIDUNG DARMAWEDHA (Representasi Ajaran Memayu Hayuning Bawana). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (357kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (313kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (365kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (430kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (326kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (250kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (259kB)
[img] Text
LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (415kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji Kidung Darmawedha, khususnya stanza ketiga yang terdapat dalam kitab primbon Atassadhur Adammakna, sebagai representasi dari ajaran Jawa Memayu Hayuning Bawana. Kidung ini, yang juga dikenal dalam pementasan wayang sebagai suluk Pathet Sanga Wantah, sarat dengan bahasa metaforis yang menggambarkan kosmologi Jawa. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi pustaka (library research), penelitian ini menerapkan teori metafora Paul Ricoeur untuk membongkar makna filosofis di balik lirik kidung yang alegoris. Analisis menunjukkan bahwa metafora "pohon kehidupan" dalam kidung ini tidak hanya sekadar hiasan linguistik, melainkan sebuah inovasi semantik yang meredefinisi realitas. Struktur pohon kosmik ini, dari akar (bayu båjrå), batang (wit buwana), hingga puncaknya (akasa), secara sistematis memetakan falsafah Sangkan-Paraning Dumadi (asal dan tujuan keberadaan), yang menjelaskan perjalanan jiwa dari dan kembali kepada Yang Tunggal. Lebih lanjut, visi kosmologis ini melahirkan mandat etis Memayu Hayuning Bawana, yaitu kewajiban manusia untuk secara aktif menjaga, merawat, dan memperindah keharmonisan alam semesta (bawana). Dengan demikian, kidung ini menyajikan sebuah pandangan dunia yang holistik, di mana pengetahuan ontologis tentang realitas dan kewajiban etis manusia menyatu dalam satu kebenaran utuh yang diekspresikan melalui citra puitis yang agung. Kata Kunci: Kidung Darmawedha, Metafora Paul Ricoeur, Memayu Hayuning Bawana.

Item Type: Skripsi
Subjects: Filsafat > Filsafat Pendidikan
Bahasa Dan Sastra > Sastra
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Filsafat Agama
Depositing User: 126302202040 RINALDY RACHMAD SUBEKTI
Date Deposited: 12 Feb 2026 07:42
Last Modified: 12 Feb 2026 07:42
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66497

Actions (login required)

View Item View Item