MANAJEMEN KESAN DAN KESENJANGAN CITRA DIGITAL: ANALISIS DRAMATURGI ERVING GOFFMAN PADA DINAS PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN (DAMKARMAT) TULUNGAGUNG

NAILUL MUNA, 1860304221016 and AMRULLAH ALI MOEBIN, 198806042019031013 (2026) MANAJEMEN KESAN DAN KESENJANGAN CITRA DIGITAL: ANALISIS DRAMATURGI ERVING GOFFMAN PADA DINAS PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN (DAMKARMAT) TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (111kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (270kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (322kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (155kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (15kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (133kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Skripsi ini membahas pengelolaan citra Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Tulungagung dalam perspektif dramaturgi Erving Goffman, dengan fokus pada risiko kehilangan kredibilitas institusi ketika terjadi ketidaksesuaian antara representasi digital di media sosial (Instagram dan TikTok) sebagai front stage dan realitas operasional di lapangan sebagai back stage. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen kesan yang digunakan Damkarmat Tulungagung serta dampaknya terhadap persepsi dan kepercayaan masyarakat. Fokus Penelitian ini adalah: 1. Bagaimana Damkarmat Tulungagung mengelola kesan heroik dan profesional di ranah digital (front stage) berdasarkan konsep impression management Goffman? 2. Apa saja praktik, kendala, dan dinamika internal (back stage) yang kontras dengan citra digital yang ditampilkan? 3. Mengapa terjadi kesenjangan antara citra digital dan realitas operasional, serta bagaimana personel menjalani dan menyiasati kesenjangan tersebut dalam keseharian mereka? Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci yang meliputi Kepala Dinas, admin media sosial, dan personel lapangan, serta observasi digital terhadap interaksi publik di media sosial. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana untuk memastikan validitas dan kredibilitas temuan. Hasil penelitian mengungkapkan tiga temuan utama. Pertama, Damkarmat Tulungagung secara sistematis membangun narasi heroik dan responsif di media sosial sebagai upaya manajemen kesan institusional, melalui strategi idealisasi, mistifikasi, dan realisasi dramatis. Kedua, dinamika kekuasaan institusi diuji melalui kesenjangan operasional, seperti keterbatasan sarana dan prasarana serta minimnya jumlah personel, yang sering kali tidak terpotret dalam citra digital dan berpotensi memicu krisis kepercayaan saat terekspos publik. Ketiga, legitimasi institusi tetap terjaga selama terdapat konsistensi antara performa digital dan kualitas pelayanan nyata yang dirasakan masyarakat ketika pengalaman langsung selaras dengan citra yang ditampilkan. Peneliti menyimpulkan bahwa pengelolaan kesan bukan sekadar strategi komunikasi, melainkan instrumen krusial dalam mempertahankan otoritas pemerintah di era digital. Konsistensi antara front stage dan back stage menjadi faktor penentu utama dalam menjaga kepercayaan publik, sementara kesenjangan yang tidak dikelola dengan baik dapat mengancam kredibilitas institusi. Kata Kunci: Dramaturgi, Pengelolaan Kesan, Otoritas Institusi, Damkarmat Tulungagung, Citra Digital

Item Type: Skripsi
Subjects: Komunikasi Islam
Layanan Publik
Teknologi Informasi
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: 1860304221016 NAILUL MUNA
Date Deposited: 19 Aug 2026 02:44
Last Modified: 19 Aug 2026 02:44
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68547

Actions (login required)

View Item View Item