ROUDHOTUL JANAH, 1860309222067 and LILIK ROFIQOH, 198107212011012010 (2026) EKSPRESI KEAGAMAAN GEN Z DI RUANG KAFE SEBAGAI THIRD PLACE: STUDI KASUS KOMUNITAS DAKWAH TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (642kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (152kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (127kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (170kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (217kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (163kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (620kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (207kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (116kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (100kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK Skripsi dengan judul “Ekspresi Keagamaan Gen Z di Ruang Kafe sebagai Third Place: Studi Kasus Komunitas Dakwah Tulungagung” ini ditulis oleh Roudhotul Janah, NIM. 1860309222067, dengan pembimbing Lilik Rofiqoh, S.Hum., Μ.Α. Kata Kunci: Ekspresi Keagamaan; Third Place; Komunitas Dakwah; Gen Z Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya fenomena pergeseran arena dakwah kontemporer pada kelompok muda Islam (Gen Z) di Tulungagung yang mengalami keterbatasan akses infrastruktur keagamaan formal. Guna merespons keterbatasan tersebut, Komunitas Dakwah Tulungagung mengoperasionalkan ruang publik non-formal (kafe) sebagai third place untuk mengekspresikan nilai-nilai religiusitas secara cair dan merangkul. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bentuk-bentuk ekspresi keagamaan Komunitas Dakwah Tulungagung di ruang publik kafe, yang ditinjau melalui dimensi teoritis, praktis, dan sosiologis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Data primer diperoleh melalui teknik wawancara mendalam terhadap partisipan utama yang terdiri atas jemaah Gen Z, pimpinan komunitas, dan pemilik kafe, serta didukung oleh teknik observasi partisipatif pada program Coffee Story di Koncoi Kopi dan Khair Kopi. Data sekunder dihimpun melalui arsip internal, poster kegiatan, dan dokumentasi media sosial. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik, triangulasi sumber, dan member check, sedangkan analisis data menerapkan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspresi keagamaan komunitas terwujud dalam tiga dimensi: Pertama, ekspresi teoritis berupa psikologisasi materi dakwah yang relevan dengan isu kesehatan mental Gen Z. Kedua, ekspresi praktis yang ditunjukkan melalui fleksibilitas ritual di kafe, branding simbolik, serta aksi filantropi nyata melalui unit Lembaga Sosial Kemanusiaan (LSK) KitaPeduli. Ketiga, ekspresi sosiologis berupa terbentuknya hubungan kelompok yang setara antara tokoh agama dan jemaah, yang diperkuat melalui pemanfaatan media digital. Kesimpulannya, alih fungsi kafe sebagai ruang ketiga berhasil mendefinisikan ulang batas-batas sakralitas dan profanitas, serta mentransformasikannya menjadi basis aksi sosial yang nyata.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Sosiologi Agama > Budaya Sosiologi Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Sosiologi Agama |
| Depositing User: | 1860309222067 ROUDHOTUL JANAH |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 05:36 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 05:36 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70313 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
