MUCHAMMAD ARBI RAMADANI, 126304211042 and AMRULLAH ALI MOEBIN, 198806042019031013 (2025) RESEPSI MASYARAKAT DESA TUNGGULSARI KECAMATAN KEDUNGWARU KABUPATEN TULUNGAGUNG PADA KAMPANYE HITAM PEMILU 2024 DI MEDIA SOSIAL. [ Skripsi ]
This is the latest version of this item.
|
Text
COVER.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (94kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (57kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (127kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (309kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (199kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (141kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (126kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (37kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (102kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (937kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan media sosial sebagai sarana kampanye yang tidak hanya menyebarkan informasi positif, tetapi juga memunculkan kampanye hitam yang menyudutkan lawan politik. Fenomena tersebut semakin intens menjelang PEMILU 2024. Desa Tunggulsari, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, dipilih sebagai lokasi penelitian karena masyarakatnya aktif dalam penggunaan media sosial dan merepresentasikan dinamika sosial pedesaan yang terhubung dengan arus informasi digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan kontribusi terhadap kajian komunikasi politik, khususnya dalam konteks media sosial dan perilaku pemilih, serta menggambarkan bagaimana masyarakat memaknai kampanye hitam sebagai bagian dari praktik komunikasi politik di tingkat lokal. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara mendalam dengan lima informan yang terdiri dari masyarakat umum dan tokoh lokal, serta dokumentasi dari unggahan media sosial yang relevan. Data yang diperoleh dianalisis secara tematik menggunakan teori encoding-decoding Stuart Hall untuk mengidentifikasi posisi penerimaan pesan politik masyarakat terhadap kampanye hitam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten kampanye hitam yang beredar di media sosial diproduksi melalui proses encoding yang menonjolkan isu moral, agama, serta dramatifikasi visual untuk membingkai kandidat secara negatif. Masyarakat Desa Tunggulsari memahami kampanye hitam sebagai upaya menjatuhkan lawan politik melalui penyebaran informasi negatif yang belum tentu benar. Proses pemaknaan masyarakat bersifat beragam, sebagian menunjukkan posisi dominan dengan menerima informasi apa adanya, sebagian menegosiasikan makna sesuai konteks sosial, dan sebagian lainnya menolak isi pesan yang dianggap provokatif.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Media Sosial |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Mahasiswa 126304211042 Muchammad Arbi Ramadani |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 03:10 |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 03:10 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65245 |
Available Versions of this Item
- RESEPSI MASYARAKAT DESA TUNGGULSARI KECAMATAN KEDUNGWARU KABUPATEN TULUNGAGUNG PADA KAMPANYE HITAM PEMILU 2024 DI MEDIA SOSIAL. (deposited 19 Jan 2026 03:10) [Currently Displayed]
Actions (login required)
![]() |
View Item |
