PERAN PASAR TEMATIK DALAM MEMBANGUN CITRA POSITIF SEBAGAI DESTINASI WISATA BUDAYA DI WATES KABUPATEN KEDIRI

AHMAD MUHLIS, 126209212102 and BAGUS SETIAWAN, 198803152023211025 (2025) PERAN PASAR TEMATIK DALAM MEMBANGUN CITRA POSITIF SEBAGAI DESTINASI WISATA BUDAYA DI WATES KABUPATEN KEDIRI. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (340kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (162kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (57kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (219kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (233kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (91kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (374kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (139kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (13kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (145kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (487kB)

Abstract

Skripsi dengan judul "Peran Pasar Tematik Dalam Membangun Citra Positif Sebagai Destinasi Wisata Budaya Di Wates Kabupaten Kediri" Ini ditulis oleh Ahmad Muhlis, NIM 126209212102, dengan dosen pembimbing Bagus Setiawan, M.Pd. Kata Kunci: Pasar Tematik, Destinasi, Wisata Budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pasar Wates sebagai pasar tematik dalam membangun citra positif sebagai destinasi wisata budaya di Kabupaten Kediri. Revitalisasi Pasar Wates pada tahun 2024 membawa perubahan signifikan, tidak hanya dalam aspek fisik, tetapi juga dalam integrasi budaya lokal yang diaktualisasikan melalui ornamen batik Gringsing, mural cerita rakyat, ikon Kelono Sewandono, serta penyelenggaraan kegiatan seni seperti wayang kulit dan pertunjukan musik tradisional. Penelitian ini difokuskan pada tiga hal utama, yaitu: (1) bagaimana budaya lokal diintegrasikan dalam tata kelola pasar, (2) bagaimana persepsi masyarakat dan wisatawan terhadap citra pasar pasca revitalisasi, dan (3) sejauh mana kontribusi pasar tematik dalam memperkuat identitas budaya masyarakat Wates. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pengelola, pedagang, pengunjung lokal dan wisatawan, serta dokumentasi visual pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi budaya dilakukan secara terstruktur, baik dalam tata ruang maupun kegiatan tematik. Persepsi masyarakat dan wisatawan terhadap citra pasar cenderung positif. Selain sebagai tempat transaksi ekonomi, Pasar Wates juga berperan sebagai ruang edukasi budaya informal dan media pelestarian nilai-nilai lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pasar tematik memiliki kontribusi strategis dalam mendukung pengembangan pariwisata budaya berbasis lokal serta memperkuat jati diri masyarakat. Pasar tematik tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai ruang publik yang merepresentasikan nilai-nilai budaya lokal melalui desain visual, tata ruang, dan aktivitas seni yang diselenggarakan secara rutin. Temuan ini menunjukkan bahwa pasar tradisional yang dikelola dengan pendekatan budaya mampu bertahan dan bersaing di tengah modernisasi, serta berperan penting dalam membangun identitas budaya daerah secara berkelanjutan. Kehadiran elemen budaya seperti ornamen khas, mural cerita rakyat, dan pertunjukan seni tidak hanya memperkuat citra destinasi, tetapi juga menciptakan pengalaman wisata yang otentik dan bermakna bagi pengunjung. Dengan demikian, pasar tematik menjadi simpul integrasi antara pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan pariwisata daerah yang inklusif dan berorientasi jangka panjang.

Item Type: Skripsi
Subjects: Ilmu Pengetahuan Sosial
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris IPS
Depositing User: 126209212102 AHMAD MUHLIS
Date Deposited: 19 Jan 2026 03:19
Last Modified: 19 Jan 2026 03:19
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65638

Actions (login required)

View Item View Item