RESILIENSI MAHASISWA YANG MENGALAMI KETERLAMBATAN PENYELESAIAN STUDI (ACADEMIC DELAY) (Studi Kasus di Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung)

MAULANA HAFIDZUDDIN AL HANIF, 126306212064 and RIZQA AHMADI, 198711062015031004 (2025) RESILIENSI MAHASISWA YANG MENGALAMI KETERLAMBATAN PENYELESAIAN STUDI (ACADEMIC DELAY) (Studi Kasus di Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER .pdf

Download (668kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (240kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (69kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (290kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (290kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (182kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (273kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (247kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (11kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (152kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penyelesaian studi tepat waktu merupakan indikator penting keberhasilan akademik mahasiswa. Di Indonesia, Permendikbud No. 49 Tahun 2014 menetapkan bahwa program S1/D4 harus diselesaikan dalam 4-5 tahun (8-10 semester) dengan beban studi minimal 144 SKS. Namun, di Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, masih terdapat mahasiswa yang belum menyelesaikan studi sesuai waktu ideal. Penyebabnya beragam, seperti pengambilan cuti, ketidaklengkapan SKS, pengulangan mata kuliah, dan kesulitan menyelesaikan tugas akhir. Meski demikian, terdapat fenomena menarik di mana sebagian mahasiswa tetap mampu bertahan dan berjuang menyelesaikan studinya meskipun melebihi batas waktu yang ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi resiliensi mahasiswa yang mengalami keterlambatan studi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terhadap mahasiswa yang mengalami keterlambatan studi. Analisis data dilakukan berdasarkan tujuh pilar resiliensi menurut Reivich dan Shatté, yaitu regulasi emosi, kontrol impuls, optimisme, analisis masalah, empati, self-efficacy, dan reaching out. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi mahasiswa terbentuk melalui interaksi antara faktor internal dan eksternal. Regulasi emosi dan kontrol impuls berperan penting dalam membantu mahasiswa mengelola tekanan akademik dan menghindari perilaku maladaptif seperti prokrastinasi. Optimisme dan self-efficacy mendorong mahasiswa untuk tetap termotivasi meskipun menghadapi tantangan, sementara analisis masalah memungkinkan mereka mengidentifikasi solusi secara sistematis. Empati dan reaching out memperkuat dukungan sosial, yang menjadi faktor kunci dalam membantu mahasiswa bertahan. Di sisi lain, terdapat faktor risiko yang dapat menghambat resiliensi, seperti ketidakmampuan mengelola emosi, strategi koping yang tidak adaptif, dan ketergantungan pada motivasi eksternal. Sebaliknya, faktor protektif seperti dukungan sosial, tanggung jawab keluarga, dan kemampuan adaptasi membantu mahasiswa mengatasi tekanan akademik. Kombinasi faktor-faktor ini membentuk ketahanan psikologis yang memungkinkan mahasiswa tetap berjuang menyelesaikan studi meskipun dalam kondisi yang tidak ideal. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa resiliensi mahasiswa yang mengalami keterlambatan studi dipengaruhi oleh kemampuan mengelola tekanan akademik, memanfaatkan dukungan sosial, dan mengembangkan strategi koping yang adaptif. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi institusi pendidikan untuk mengembangkan program pendampingan yang memperkuat ketahanan psikologis mahasiswa, seperti pelatihan manajemen stres, konseling akademik, dan penguatan jejaring dukungan sosial. Dengan demikian, diharapkan tingkat academic delay dapat dikurangi dan keberhasilan akademik mahasiswa meningkat.

Item Type: Skripsi
Subjects: Bimbingan dan Konseling Islam > Belajar
Pendidikan Islam
Bimbingan dan Konseling Islam > Perilaku
Psikologi
Bimbingan dan Konseling Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Bimbingan Penyuluhan Islam
Depositing User: 126306212064 MAULANA HAFIDZUDDIN AL HANIF
Date Deposited: 09 Jan 2026 02:01
Last Modified: 09 Jan 2026 02:01
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65648

Actions (login required)

View Item View Item