RIZQY DZULIANA SETIALFI, 12301193023 (2024) HEWAN ANJING DALAM PERSEKTIF TAFSIR AL-MISHBAH KARYA MUHAMMAD QURAISH SHIHAB. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (591kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (226kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (400kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (385kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (307kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (494kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (222kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (223kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (308kB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Hewan Anjing Perspektif Tafsir Al-Mishbah Karya Muhammad Quraish Shihab” ini ditulis oleh Rizqy Dzuliana Setialfi, NIM 12301193023, pembimbing Rifqi Asa’adah, S.Ud, M.Ag. kata kunci: Anjing, Tafsir Al-Mishbah, Quraish Shihab Anjing merupakan salah satu hewan yang penyebutannya dalam masyarakat Muslim, khususnya di Indonesia, kerap dikaitkan dengan stigma negatif, baik dalam ranah keagamaan, sosial, maupun kebahasaan. Stigma tersebut tidak jarang bersumber dari pemahaman parsial terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang menyebut anjing, terutama ketika anjing dijadikan perumpamaan bagi manusia yang menolak petunjuk Allah. Padahal, Al-Qur’an juga menghadirkan representasi anjing dalam konteks yang positif dan fungsional, seperti dalam kisah Ashḥābul Kahfi dan kebolehan memanfaatkan anjing terlatih untuk berburu. Perbedaan representasi ini menuntut adanya kajian tafsir yang komprehensif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji wawasan Al-Qur’an tentang anjing, (2) menganalisis penafsiran M. Quraish Shihab mengenai anjing dalam Tafsir al-Mishbah, dan (3) menjelaskan relevansi penafsiran tersebut dalam kehidupan masyarakat kontemporer. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data primer diperoleh dari Al-Qur’an dan Tafsir al-Mishbah karya M. Quraish Shihab, sedangkan data sekunder berasal dari kitab tafsir klasik dan kontemporer, buku, serta artikel ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan dengan pendekatan tafsir tematik (mawḍū‘ī) dan analisis deskriptif-interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran anjing oleh Quraish Shihab ditemukan empat ayat terkait yakni Q.S. Al-Ma’idah (4): 5 yang menggambarkan anjing terlatih dalam konteks perburuan, Q.S. Al-Kahf (18): 18 dan 22 yakni anjing penjaga yang setia bersama para Ashḥābul Kahfi serta Q.S. al-A'raf (7) 176 anjing ditafsirkan sebagai perumpamaan. Relevansi penafsiran ini dalam konteks kekinian menuntut sikap moderat dalam beragama, menghindari stigmatisasi, serta membangun etika sosial dan kesantunan berbahasa sesuai dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan studi tafsir dan membangun kesadaran etis dalam kehidupan bermasyarakat.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Agama Agama > Al Quran Agama > Tafsir Quran Ulama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Al-Quran Dan Tafsir |
| Depositing User: | 12301193023 RIZQI DZULIANA SETIALFI |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 01:50 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 01:50 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66028 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
