INDAH LATHFA LIYA, 126210212108 and SITI ZUMROTUL MAULIDA, 196308172014112003 (2025) NILAI BUDAYA ALAT GAMELAN JENIS SARON SEBAGAI ALTERNATIF MATERI AJAR BIPA LEVEL A2. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (7MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (7MB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (7MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (7MB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (7MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (7MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (7MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (7MB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (7MB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (7MB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
Skripsi oleh Indah Lathfa Liya. 2025. Nilai Budaya Alat Gamelan Jenis Saron sebagai Alternatif Materi Ajar BIPA Level A2. Skripsi. Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Skripsi: Dr. Siti Zumrotul Maulida, M.Pd.I. Kata Kunci: Alat Gamelan Saron, Materi Ajar, BIPA Alat gamelan merupakan salah satu bentuk warisan budaya Nusantara yang sangat kaya dan kompleks, terdiri dari ensembel musik yang umumnya menonjolkan penggunaan metalofon, gambang, gendang, dan gong sebagai instrumen utama. Istilah "gamelan" sendiri tidak hanya merujuk pada satu jenis alat musik, melainkan mencakup keseluruhan satu kesatuan instrumen yang diciptakan, disusun, dan dimainkan secara harmonis untuk menghasilkan suatu komposisi musikal yang khas dan mencerminkan nilai-nilai budaya masyarakat Jawa maupun daerah lainnya di Indonesia. Alat gamelan yang dipilih pada penelitian ini adalah saron karena cukup mudah cara memainkannya sehingga sangat cocok apabila dijadikan alternatif materi ajar bagi pembelajar BIPA level A2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alat gamelan jenis saron di sanggar Cakra Aji Plosokandang Tulungagung serta penggunaan alat gamelan jenis saron ini dijadikan alternatif materi ajar BIPA level A2. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yakni jenis pendeketan penelitian yang digunakan untuk meneliti objek dalam kondisi alami, tanpa pengaturan eksperimen yang bertujuan memberikan gambaran yang sistematis dan faktual mengenai fakta-fakta, sifat-sifat, serta hubungan antar fenomena yang diselidiki. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk menggali makna, nilai, dan potensi dari alat gamelan jenis saron tidak hanya sebagai instrumen musik tradisional, tetapi juga sebagai sarana edukatif yang kaya akan nilai budaya, estetika, serta linguistik. Hasil dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan alat gamelan jenis saron yang ada di Sanggar Karawitan Cakra Aji Plosokandang Tulungagung dan menggambarkan potensinya sebagai alternatif materi ajar BIPA level A2. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saron tidak hanya berfungsi sebagai instrumen musik, tetapi juga mengandung nilai budaya, estetika, dan edukatif yang tinggi. Saron mampu memperkaya kosakata, meningkatkan pemahaman budaya, dan menciptakan pengalaman belajar kontekstual bagi pembelajar asing. Materi ajar yang dikembangkan berbasis saron disusun dalam bentuk deskripsi teks, gambar, dan lembar kerja sesuai kebutuhan pembelajar BIPA level A2. Penelitian ini membuktikan bahwa alat musik tradisional dapat diintegrasikan secara efektif dalam pembelajaran bahasa dan budaya Indonesia.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Bahan Ajar Bahasa Dan Sastra > Bahasa Indonesia Pendidikan |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Bahasa Indonesia |
| Depositing User: | 126210212108 INDAH LATHFA LIYA |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 06:22 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 06:22 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/67114 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
