ETIKA BERMASYARAKAT DALAM Al-QUR’AN (Studi Komparatif Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Misbah)

ZUSMIA KHIKMATUL 'ABIDAH, 126301211044 and M. FAJRUL MUNAWIR, 197004091998031002 (2025) ETIKA BERMASYARAKAT DALAM Al-QUR’AN (Studi Komparatif Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Misbah). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (990kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (180kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (150kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (369kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (379kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (229kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (371kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (166kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (102kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (176kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (311kB)

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh munculnya fenomena-fenomena sosial yang menunjukkan adanya dekadensi moral dan etika di masyarakat seperti konflik antar kelompok, tawuran, permusuhan, sikap diskriminasi, sikap intoleran, ujaran kebencian, dan lain-lain. Fokus permasalahan dalam penelitian ini ialah: (1). Bagaimana penafsiran Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar dan Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah mengenai ayat-ayat etika bermasyarakat? (2). Bagaimana persamaan dan perbedaan penafsiran Buya Hamka dan Quraish Shihab tentang ayat-ayat etika bermasyarakat? (3). Bagaimana implementasi nilai-nilai etika bermasyarakat dalam penafsiran Buya Hamka dan Quraish Shihab terhadap kehidupan bermasyarakat? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah tematik yang di padukan dengan komparatif. Metode tematik digunakan untuk mencari ayat-ayat yang berkaitan dengan etika bermasyarakat. Adapun komparatif di gunakan untuk menganalisis persamaan dan perbedaan terhadap penafsiran ayat-ayat yang relevan dengan etika bermasyarakat. Hasil dari penelitian ini antara lain: (1). Secara umum penafsiran Buya Hamka dan Quraish Shihab mengenai ayat-ayat etika bermasyarakat dapat mengacu pada nilai-nilai penting dalam etika bermasyarakat yang di kategorikan menjadi dua bagian yaitu perintah dan larangan. Pertama, berisi perintah untuk menjaga persatuan, perintah memeriksa informasi, perintah saling mengenal, dan menghargai perbedaan. kedua, berisi larangan untuk melakukan perbuatan mengolok-olok, mencela, memanggil dengan gelar buruk, berprasangka buruk, dan menggunjing orang lain. (2). Buya Hamka dan Quraish Shihab memiliki kesamaan dalam penekanan nilai-nilai etika bermasyarakat yang terkandung di dalam ayat- ayat tersebut. Adapun perbedaannya terletak dalam pemaknaan larangan memberi gelar buruk dan larangan mencari kesalahan orang lain. (3) Implementasi penafsiran dalam kehidupan masyarakat penulis menemukan empat poin yang dapat di terapkan yakni menjaga kehormatan sesama, membangun sikap tabayyun, menumbuhkan sikap toleransi, dan menjaga persatuan.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama
Masyarakat Islam
Agama > Tafsir Quran
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Al-Quran Dan Tafsir
Depositing User: 126301211044 ZUSMIA KHIKMATUL 'ABIDAH
Date Deposited: 12 May 2026 01:27
Last Modified: 12 May 2026 01:27
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/67639

Actions (login required)

View Item View Item