ZUHROTUL JANAH, 1880502230007 and QOMARUL HUDA, 197304142003121003 and EKO SISWANTO, 197902032008011009 (2025) ANALISIS IMPULSE BUYING TERHADAP TREN FASHION PADA GENERASI Z PENGGUNA E-COMMERCE PRESPEKTIF MAQASHID Al-SYARIAH (Studi Kasus di Cukir Diwek Jombang). [ Thesis ]
|
Text
COVER.pdf Download (956kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (628kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (544kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (721kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (800kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (896kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (504kB) |
|
|
Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf Download (381kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Tesis ini berjudul “Analisis Impulse Buying Terhadap Tren Fashion Pada Generasi Z Pengguna E-commerce Prespektif Maqasid al-Syari’ah (Studi Kasus di Cukir Diwek Jombang)” ditulis oleh Zuhrotul Janah dengan dibimbing oleh Dr. Qomarul Huda, M.Ag dan Dr. Eko Siswanto, M.H.I. Kata Kunci : Impulse Buying, Tren Fashion, Generasi Z, E-commerce, Maqasid al-Syari’ah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena impulse buying atau pembelian impulsif yang kian meningkat di kalangan generasi Z, khususnya dalam konteks tren fashion pada pengguna e-commerce. Kemudahan akses terhadap berbagai platform digital telah mendorong perilaku konsumtif yang tidak direncanakan, di mana keputusan pembelian sering kali didasarkan pada dorongan emosional sesaat, bukan pada kebutuhan riil atau pertimbangan rasional. Pembelian impulsif merupakan kegiatan tersier yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup karena apabila kebutuhan tersier tidak dikelola secara proporsional, maka akan berpotensi mengganggu kebutuhan hajiat bahkan dharuriyat. Tindakan konsumtif yang tidak terkendali juga dapat berdampak pada aspek hifdz al-mal (menjaga harta) hifdz al-nafs (menjaga jiwa) dan hifdz al-aql (menjaga akal). Tekanan sosial media dan budaya digital yang mempromosikan gaya hidup instan dan materialistik dapat mempengaruhi kesehatan mental dan nalar kritis generasi muda, menjauhkan mereka dari perilaku konsumsi yang berbasis kebutuhan dan nilai spiritual. xvii Fokus dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana praktik impulse buying terhadap tren Fashion generasi Z di Desa Cukir Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang. (2) Bagaimana faktor penyebab impulse buying dalam perspektif maqasid al-syariah terhadap gen Z pengguna e-commerce di Desa Cukir Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif. Proses pengumpulan data menggunakan metode wawancara dokumentasi. Teknis analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data dan penyimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan perpanjangan pengamatan dan trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, mayoritas konsumen sering melakukan pembelian secara impulsif pada produk fashion. Keputusan pembelian yang dilakukan pada platform e-commerce dipengaruhi oleh diskon, iklan digital, gratis ongkir, serta dorongan emosional seperti stres dan keinginan sesaat. Kedua, dari perspektif maqashid al-syariah bahwa pembelian secara impulsif merupakan kegiatan tersier, namun jika tidak dikelola dengan baik, maka akan berdampak pada kegiatan hajiat dan dharuriat.
| Item Type: | Thesis (UNSPECIFIED) |
|---|---|
| Subjects: | Hukum > Hukum Ekonomi Islam |
| Divisions: | Pascasarjana > Thesis > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | 1880502230007 ZUHROTUL JANAH |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 03:00 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 03:00 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68718 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
