SYIFANI NINDYA NAWANGSARI, 1860310221014 and NURUL SETYAWATI HANDAYANI, 199209132023212045 (2026) PENERAPAN KNOWLEDGE MANAGEMENT PENGELOLA MUSEUM UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN DI MUSEUM PENATARAN KABUPATEN BLITAR. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (368kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (283kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (194kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (281kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (363kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (301kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (476kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (282kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (206kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (301kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Penerapan Knowledge Management Pengelola Museum Untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Di Museum Penataran Kabupaten Blitar”, ini ditulis oleh Syifani Nindya Nawangsari, NIM 1860310221014, Jurusan Adab, Program Studi Ilmu Perpsustakaan dan Informasi Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dibimbing oleh Nurul Setyawati Handayani, M.A. Kata kunci: Knowledge Management, Kualitas Layanan, Museum Penataran Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya manajemen pengetahuan (knowledge management) dalam meningkatkan kualitas layanan di museum sebagai lembaga publik yang berfungsi sebagai sarana edukasi dan pelestaraian budaya. Permasalahan yang ditemukan antara lain kurangnya pendampingan bagi pengunjung yang datang secara individu serta pemanfaatan media sosial yang masih belum optimal sebagai sarana penyebaran informasi koleksi dan layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk penerapan knowledge management serta kendala yang dihadapi dalam meningkatkan kualitas layanan di Museum Penataran Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi partisipan, wawancara semi terstruktur, dokumentasi, dan studi pustaka. Informan penelitian terdiri dari empat pengelola museum. Analisis data menggunakan Miles dan Huberman yaitu melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penerapan knowledge management di Museum Penataran telah berjalan melalui empat proses dalam model SECI, yaitu socialization dilakukan melalui berbagi pengalaman secara informal antar petugas, externalization dilakukan melalui dokumentasi pengetahuan dalam bentuk buku dan pedoman pelayanan, meskipun belum sepenuhnya terstruktur, combination terlihat dari penggunaan dokumen seperti SOP dan buku informasi untuk mendukung pelayanan dan internalization dilakukan melalui pengalaman kerja dan pelatihan yang diterapkan dalam praktik pelayanan. Kendala utamanya meliputi keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan waktu, dan keterbatasan anggaran yang berdampak pada kualitas layanan. Penerapan knowledge management di Museum Penataran sudah berjalan namun belum optimal. Solusi yang dapat dilakukan adalah memberikan kesempatan program magang untuk membantu operasional museum, mengoptimalkan pembagian tugas, memanfaatkan teknologi sederhana untuk dokumentasi pengetahuan, serta memprioritaskan anggaran pada pengembangan sumber daya manusia agar penerapan knowledge management dapat berjalan lebih efektif dan mendukung peningkatan kualitas layanan.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Ilmu Perpustakaan Ilmu Perpustakaan > Layanan Perpustakaan Ilmu Perpustakaan > Perpustakaan Umum Ilmu Perpustakaan > Pustakawan |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam |
| Depositing User: | 1860310221014 SYIFANI NINDYA NAWANGSARI |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 06:43 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 06:43 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68765 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
