RAIS ARYA BELVA ROMADLON, 1860301223119 and MUHAMMAD RIDHO, 197405111998031001 (2026) TAZKIYATUN NAFS DALAM SURAH AR-RA’D PERSPEKTIF TAFSIR AL-AZHAR SEBAGAI UPAYA MENGATASI STRES REMAJA MUSLIM DI ERA DIGITAL. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (522kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (284kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (255kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (339kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (531kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (230kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (210kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (132kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (249kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (588kB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Tazkiyatun Nafs dalam Surah Ar-Ra’d Perspektif Tafsir Al-Azhar sebagai Upaya Mengatasi Stres Remaja Muslim Di Era Digital” ini ditulis oleh Rais Arya Belva Romadlon, NIM 1860301223119, dengan pembimbing Dr. Muhammad Ridho, M.A. Kata kunci: Tazkiyah Nafs, Ketenangan Hati, Tafsir Al-Azhar, Remaja Muslim Era Digital, Stres Digital Perkembangan teknologi digital membawa tekanan yang kompleks bagi kehidupan remaja, meliputi gangguan pola interaksi sosial, intensitas arus informasi yang sulit dikendalikan, serta ketidakstabilan orientasi batin. Kondisi tersebut tidak hanya memengaruhi aspek psikologis, tetapi juga memunculkan kegelisahan spiritual yang sering kali luput dari perhatian. Remaja hidup di tengah arus validasi sosial, overstimulation informasi, dan tuntutan eksistensi digital yang terus berlangsung, sehingga ketahanan batin menjadi semakin rentan mengalami gangguan. Di tengah realitas tersebut, Al-Qur’an melalui Surah Ar-Ra’d menawarkan konsep ketenangan hati yang bersumber dari iman dan dzikir kepada Allah. Konsep ini ditafsirkan secara mendalam oleh Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar melalui pendekatan yang tidak hanya bercorak adabi ijtima’i, tetapi juga menaruh perhatian besar pada pembinaan jiwa, moral, dan dinamika batin manusia modern. Dalam penafsiran Hamka, ketenangan hati tidak dipahami sebagai hilangnya seluruh tekanan hidup, melainkan sebagai keterarahan batin yang stabil melalui hubungan spiritual dengan Allah. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan menganalisis konsep tazkiyatun nafs dalam penafsiran Hamka terhadap Surah Ar-Ra’d ayat 28 serta relevansinya terhadap kondisi stres dan kegelisahan batin remaja muslim di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat deskriptif-analitis. Kajian dilakukan menggunakan metode maudhu’i surah dengan pendekatan analisis isi (content analysis) untuk menggali secara sistematis konsep iman, dzikir, hati, dan ketenangan batin dalam kerangka tazkiyatun nafs menurut penafsiran Hamka pada Surah Ar-Ra’d ayat 28. Data primer bersumber dari Tafsir Al-Azhar, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur tafsir, psikologi remaja, dan kajian kehidupan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hamka memandang dzikir sebagai kesadaran batin yang aktif dan berkelanjutan, sehingga kondisi eksternal tidak sepenuhnya menentukan keadaan jiwa manusia. Konsep tazkiyatun nafs dalam ayat ini menegaskan pentingnya penyucian jiwa sebagai fondasi ketenangan hati dan kestabilan spiritual dalam menghadapi tekanan kehidupan modern. Relevansi penafsiran Hamka tampak pada upaya membangun orientasi batin remaja muslim agar tidak sepenuhnya bergantung pada validasi sosial dan tekanan digital, tanpa menempatkan dzikir sebagai pengganti pendekatan psikologis maupun bantuan profesional dalam penanganan stres.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Agama > Tafsir Quran |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Al-Quran Dan Tafsir |
| Depositing User: | 1860301223119 RAIS ARYA BELVA ROMADLON |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 03:54 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 03:54 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69055 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
