AGAMA DAN MUSIK METAL (Studi Keberagamaan Komunitas Metal di Kota Mojokerto)

MUHAMMAD IBNU THORIQ AL-FIRDAUSI, 126309202054 and TAUFIQURRAHIM, 198911052023211014 (2025) AGAMA DAN MUSIK METAL (Studi Keberagamaan Komunitas Metal di Kota Mojokerto). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (220kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (195kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (481kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (511kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (295kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (147kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (135kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (534kB)

Abstract

Metalhead merupakan suatu sebutan bagi komunitas pecinta musik metal dan dianggap sebagai subkultur yang selama ini kerap dipandang bentuk gaya hidup yang bertentangan dengan nilai-nilai agama Islam. Karektersitik musik metal berbeda dengan musik-musik pada umumnya, musik metal hadir dengan hal yang bertolak belakang dari musik komersil dan mempunyai ciri khas cadas ataupun tidak bisa didengar. Oleh karena itu, para pecinta musik metal juga mempunyai keindentikannya sendiri, dimana mereka akan selalu berkaitan dengan warna-warna hitam dalam fashionnya, tarian-tarian seperti menyembah dalam menikmati musiknya, berparas seram pada umummnya, dsb. Fenomena ini menunjjukkan bahwasannya dengan ciri khas musik metal dan para pecintanya mendapati streotipe negatif oleh masyarakat diluar metalhead bahkan dianggap seperti orang yang tidak mempunyai agama. Dari fenomena diatas, Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami makna keberagamaan komunitas metal di Kotal Mojokerto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melalui pendekatan fenomenologi guna untuk mengeksplorasi makna religiusitas yang di jalani metalhead secara subjektif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori Glock dan Stark digunakan sebagai kerangka untuk menganalisis dimensi keberagamaan metalhead yang menjadi lima dasar: ideologi, praktik agama/peribadatan, penghayatan, pengalaman, dan pengetahuan. Dari hasi penelitian menunjjukkan bahawa para metalhead di Kota Mojokerto tetap memegang teguh nilai –nilai agama, meskipun dalam pengekspresiannya tidak selalu secara formal, keyakinan terhadap adanya Tuhan, pengalaman spiritual, serta nilai-nilai solidaritas seperti masyarakat pada umumnnya. Musik metal tidak menjadi penghalang begi keberagamaan mereka, melainkan menjadi ruang reflektif untuk pengekspresian diri dalam mencari makna hidup dan eksistensi. Kata kunci : Dimensi, Keberagamaan, Metalhead

Item Type: Skripsi
Subjects: Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Sosiologi Agama
Depositing User: 126309202054 MUHAMMAD IBNU THORIQ AL-FIRDAUS
Date Deposited: 06 Aug 2026 01:17
Last Modified: 06 Aug 2026 01:17
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70506

Actions (login required)

View Item View Item