ANALISIS SOCIO TOURISM DAN SARANA EDUKASI PADA CANDI SANGGRAHAN DI TULUNGAGUNG

ELSA SALLY WIDYANTI, 1860209221023 and HENDRA PRATAMA, 198508142023211013 (2026) ANALISIS SOCIO TOURISM DAN SARANA EDUKASI PADA CANDI SANGGRAHAN DI TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (716kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (240kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (137kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (697kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (527kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (258kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (353kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (182kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (186kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan masalah fisik pada batuan andesit dan pagar bata Candi Sanggrahan yang mengalami pelapukan serius, serta hilangnya lima kepala arca akibat kurangnya pemahaman masyarakat lokal terhadap nilai warisan budaya. Minimnya kegiatan edukasi dan sosialisasi budaya juga menyebabkan rendahnya kesadaran historis masyarakat sekitar, sehingga partisipasi mereka dalam menjaga identitas budaya daerah cenderung pasif dan belum terorganisir dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan dinamika socio tourism pemerintah dan masyarakat lokal dalam upaya pelestarian warisan sejarah Candi Sanggrahan di Tulungagung; dan (2) mendeskripsikan peran Candi Sanggrahan sebagai sarana edukasi sejarah lokal bagi masyarakat di sekitarnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk memahami fenomena yang dialami subjek penelitian, misalnya perilaku, persepsi, motivasi, atau tindakan dengan cara deskriptif dalam bentuk kata-kata. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif, studi dokumentasi, serta wawancara mendalam kepada juru pelihara, pemerintah, sejarawan, dan masyarakat. Teknik analisis data mengikuti model Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi, sementara keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama: (1) Dinamika socio tourism pemerintah dan masyarakat lokal terwujud dalam bentuk kolaborasi berlapis. Pemerintah menjalankan manajemen situs secara komprehensif mulai dari pemugaran, konservasi, sosialisasi, hingga publikasi digital dan paket wisata terintegrasi, sementara masyarakat berpartisipasi melalui gotong royong membersihkan akses situs, kepatuhan terhadap aturan pelestarian, pengawasan sosial informal, dan penyelenggaraan ritual Sradha Agung sebagai sarana transmisi nilai budaya takbenda kepada generasi muda. (2) Candi Sanggrahan terbukti efektif berperan sebagai sarana edukasi sejarah lokal melalui pendekatan pembelajaran kontekstual, di mana kedekatan geografis situs dengan lingkungan siswa menjadikan materi sejarah yang sebelumnya abstrak menjadi pengalaman belajar yang konkret, bermakna, dan mampu menumbuhkan rasa bangga serta kesadaran kritis terhadap warisan budaya di lingkungan mereka.

Item Type: Skripsi
Subjects: Ilmu Pengetahuan Sosial > Antropologi
Ilmu Pengetahuan Sosial
Pendidikan > Media Pembelajaran
Pariwisata > Obyek Wisata
Pariwisata
Ilmu Pengetahuan Sosial > Sosiologi
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris IPS
Depositing User: 1860209221023 ELSA SALLY WIDYANTI
Date Deposited: 07 Aug 2026 02:37
Last Modified: 07 Aug 2026 02:37
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70606

Actions (login required)

View Item View Item