MAKNA KEBAHAGIAAN REMAJA MANTAN PECANDU ALKOHOL (Studi Kasus Jama’ah Kajian Teras Gubuk di Kediri)

M. IQBAL SULAIMANUL CHAKIM, 126306212094 and DZINNUN HADI, 199201072023211017 (2026) MAKNA KEBAHAGIAAN REMAJA MANTAN PECANDU ALKOHOL (Studi Kasus Jama’ah Kajian Teras Gubuk di Kediri). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (565kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (204kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (206kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (287kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (374kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (262kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (428kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (270kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (146kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (193kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman hidup (lived experience) remaja mantan pecandu alkohol dalam merekonstruksi makna kebahagiaan di tengah tantangan pemulihan pasca-adiksi. Fokus penelitian ini terletak pada dinamika kesadaran subjektif partisipan dalam mempertimbangkan identitas baru di Komunitas Kajian Teras Gubuk. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan fenomenologi. Data digali melalui wawancara mendalam terhadap tiga subjek (AM, Z, dan DF) dan dianalisis menggunakan teknik Analisis Tematik (Braun & Clarke) untuk mengidentifikasi pola-pola makna secara sistematis. Temuan penelitian mengungkapkan adanya transformasi yang nyata dari kebahagiaan sesaat berupa euforia zat menuju kebahagiaan sejati. Kebahagiaan kini bermanifestasi sebagai sebuah penerimaan diri dan perasaan damai dengan dirinya sendiri, di mana ketenangan batin bersumber dari penerimaan diri dan kesadaran akan ampunan Tuhan. Kajian Teras Gubuk berperan sebagai pendukung sosial dan spiritual yang menyediakan lingkungan terapeutik inklusif dan figur otoritas spiritual sebagai faktor yang mempengaruhi rekonstruksi kognitif. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya model Bimbingan Konseling Islam berbasis komunitas yang tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik, tetapi juga pada penciptaan lingkungan sosial yang memulihkan martabat dan kebermaknaan hidup individu.

Item Type: Skripsi
Subjects: Bimbingan dan Konseling Islam > Kenakalan Remaja
Bimbingan dan Konseling Islam > Perilaku
Bimbingan dan Konseling Islam > Sosial
Bimbingan dan Konseling Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Bimbingan Penyuluhan Islam
Depositing User: 126306212094 M. IQBAL SULAIMANUL CHAKIM
Date Deposited: 14 Aug 2026 06:02
Last Modified: 14 Aug 2026 06:02
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70957

Actions (login required)

View Item View Item