SHOFIYA AL KARIMA PUTRI, 1860209222069 and LARASATI WIDONINGTYAS, 199204252025212007 (2026) INTEGRASI KEARIFAN LOKAL LARUNG SEMBONYO DALAM PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS VII DI MTsN 2 TRENGGALEK. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (721kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (271kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (163kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (274kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (316kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (104kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (182kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (199kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (95kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (152kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (838kB) |
Abstract
Skripsi “Integrasi Materi Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran IPS Terhadap Pemahaman Budaya Siswa dan Sikap Toleransi Siswa Kelas VII di MTSN 2 Trenggalek” ini ditulis oleh Shofiya Al Karima Putri, NIM. 1860209222069, Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (TIPS), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang dibimbing oleh Ibu Larasati Widoningtyas, M.Pd. Kata Kunci: Kearifan Lokal, Pembelajaran IPS, Pemahaman Budaya, Toleransi Siswa. Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran IPS merupakan pendekatan yang relevan untuk mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata siswa. Melalui pemanfaatan tradisi, nilai, dan budaya lokal, pembelajaran menjadi lebih kontekstual, bermakna, serta berpotensi menumbuhkan pemahaman budaya dan sikap toleransi peserta didik. Penelitian ini berfokus pada penerapan integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran IPS, pengaruhnya terhadap pemahaman budaya dan sikap toleransi siswa, serta kendala dan solusi dalam pelaksanaannya. Tujuan penelitian adalah menganalisis penerapan integrasi kearifan lokal, mengetahui pengaruhnya terhadap pemahaman budaya dan toleransi siswa, serta mengungkap kendala dan solusi yang dilakukan guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di MTsN 2 Trenggalek, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai proses dan hasil pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran IPS telah dilaksanakan dengan baik melalui pengaitan materi dengan budaya lokal seperti Larung Sembonyo dan gotong royong. Pembelajaran menjadi lebih kontekstual, meningkatkan keaktifan siswa, dan mempermudah pemahaman konsep. Integrasi ini juga memberikan pengaruh positif terhadap pemahaman budaya siswa, baik pada aspek kognitif maupun afektif. Siswa tidak hanya memahami budaya sebagai kesenian atau upacara adat, tetapi juga sebagai nilai dan norma kehidupan masyarakat. Selain itu, tumbuh rasa bangga terhadap budaya daerah serta sikap toleransi terhadap perbedaan budaya. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, referensi budaya lokal, dan kesulitan mengaitkan beberapa materi IPS dengan konteks lokal. Namun, kendala tersebut dapat diatasi melalui penggunaan media pembelajaran budaya lokal dan metode diskusi kelompok kecil sehingga partisipasi siswa meningkat dan proses pembelajaran berjalan lebih efektif.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Pembelajaran Pendidikan > Strategi Pembelajaran Sumber Daya Manusia |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris IPS |
| Depositing User: | 1860209222069 SHOFIYA AL KARIMA PUTRI |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 01:38 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 01:38 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/71215 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
