DEVY SILVIA ANGGRAININGTIAS, 1860101222176 and BUDI KOLISTIAWAN, 198404082014031003 (2026) PRAKTIK PENJUALAN CEKER AYAM DITINJAU DARI ETIKA BISNIS ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NO. 7 TAHUN 2014 TENTANG PERDAGANGAN (Studi Kasus Pedagang Ayam di Desa Tanjungsari Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (518kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (143kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (122kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (205kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (331kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (168kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (102kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (139kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (16kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (144kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Devy Silvia Anggrainingtias, NIM 1860101222176. 2026. “Praktik Penjualan Ceker Ayam Ditinjau dari Etika Bisnis Islam dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan (Studi Kasus Pedagang Ayam di Desa Tanjungsari Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung).” Skripsi. Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing: Dr. Budi Kolistiawan, S.Pd., M.E.I. Kata Kunci: Penimbangan, Ceker Ayam, Perdagangan. Praktik penjualan ceker ayam di Pedagang Ayam Desa Tanjungsari Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung melibatkan proses penimbangan sebagai dasar penentuan harga. Dalam praktiknya, muncul persoalan terkait kondisi ceker ayam saat ditimbang, khususnya mengenai pemotongan kuku sebelum atau setelah penimbangan, yang berpotensi memengaruhi keadilan dalam transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) praktik penjualan ceker ayam, (2) tinjauan etika bisnis Islam terhadap praktik tersebut, dan (3) implementasi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan lapangan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap dua pedagang dan empat konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik penjualan di lokasi penelitian dilakukan dengan memotong kuku ceker ayam sebelum penimbangan sebagai bentuk menjaga kejujuran dan keadilan dalam transaksi. Namun, berdasarkan pengalaman konsumen, praktik penimbangan sebelum pemotongan kuku masih ditemukan di tempat lain dan berpotensi merugikan, terutama dalam pembelian jumlah besar. Dalam perspektif etika bisnis Islam, praktik pemotongan kuku sebelum penimbangan telah mencerminkan prinsip kejujuran, keadilan, amanah, dan menghindari gharar. Sementara itu, dalam hukum positif, praktik penimbangan harus sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Ekonomi > Bisnis Islam Hukum > Hukum Ekonomi Islam Hukum > Undang-undang |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | 1860101222176 DEVY SILVIA ANGGRAININGTIAS |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 08:30 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 08:30 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/71604 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
