FAYZA FADHNA FEBRIYANTI, 1860101222127 and AGNES LUTFIANA NI'MAH, 199308202025212006 (2026) PRAKTIK PENJUALAN PRODUK DI PUSAT OLEH-OLEH STASIUN TULUNGAGUNG PERSPEKTIF FIQIH MUAMALAH DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 33 TAHUN 2014 TENTANG JAMINAN PRODUK HALAL (Studi kasus UD. Intan Jaya). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (361kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (254kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (307kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (275kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (326kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (244kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (157kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (249kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (131kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (155kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (489kB) |
Abstract
Skripsi “Praktik Penjualan Produk di Pusat Oleh-Oleh Stasiun Tulungagung Perspektif Fiqih Muamalah dan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (Studi Kasus UD. Intan Jaya)” ini ditulis oleh Fayza Fadhna Febriyanti Prodi Hukum Ekonomi Syariah, NIM 1860101222127 Tahun 2026 dibimbing oleh Agnes Lutfiana Ni’mah, M.H. kata Kunci: Praktik Penjualan, Produk Halal, Fiqih Muamalah, Jaminan Produk Halal, Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 Penelitian ini berangkat dari urgensi perlindungan konsumen Muslim terhadap peredaran produk yang wajib terjamin kehalalannya, khususnya di pusat oleh-oleh yang menjadi titik transaksi strategis. Di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam, kewajiban sertifikasi halal telah ditegaskan melalui Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Namun kenyataannya, masih ditemukan produk yang beredar tanpa kejelasan sertifikasi halal, sehingga menimbulkan kekhawatiran dan kebutuhan pengawasan yang lebih kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (1) pola dan mekanisme penjualan di Pusat Oleh-Oleh Stasiun Tulungagung (UD. Intan Jaya), (2) praktik jual beli ditinjau dari perspektif fiqih muamalah, serta (3) kesesuaian praktik tersebut dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis yuridis empiris. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan meliputi pemilik usaha, karyawan, dan konsumen. Analisis data dilakukan melalui proses kondensasi, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik agar hasil penelitian lebih kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme penjualan di UD. Intan Jaya dilakukan secara terstruktur, mulai dari seleksi produk dari supplier, pengecekan legalitas, penataan di etalase, hingga transaksi langsung dengan konsumen. Toko ini secara aktif mengutamakan produk yang telah bersertifikat halal dan memiliki izin edar sebagai bentuk komitmen terhadap keamanan dan kepercayaan konsumen. Dari perspektif fiqih muamalah, praktik jual beli telah memenuhi prinsip syariat, baik dari segi rukun, syarat, maupun asas kerelaan (antaradhin), serta menjunjung tinggi kejujuran sehingga terhindar dari unsur gharar dan tadlis. Sementara itu, secara normatif berdasarkan UU No. 33 Tahun 2014, praktik yang dijalankan telah sejalan dengan upaya implementasi jaminan produk halal melalui preferensi terhadap produk bersertifikat halal, yang menunjukkan kesadaran hukum dan etika bisnis yang semakin baik.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Hukum > Hukum Ekonomi Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | 1860101222127 FAYZA FADHNA FEBRIYANTI |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 02:40 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 02:40 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/72255 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
