PENGARUH BURNOUT TERHADAP PERILAKU CYBERLOAFING PADA KARYAWAN GENERASI Z DI INDUSTRI KREATIF

NIKEN DWI FEBRIANI, 1860308221046 and GERMINO WAHYU BROTO, 198003012014031001 (2026) PENGARUH BURNOUT TERHADAP PERILAKU CYBERLOAFING PADA KARYAWAN GENERASI Z DI INDUSTRI KREATIF. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (884kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (323kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (343kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (425kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (489kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (532kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (542kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (376kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (350kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (315kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Skripsi berjudul “Pengaruh Burnout Terhadap Perilaku Cyberloafing pada Karyawan Generasi Z di Industri Kreatif” disusun oleh Niken Dwi Febriani, Nim: 1860308221046, dengan pembimbing Germino Wahyu Broto, M.Si. Kata kunci: burnout, cyberloafing, Generasi Z, industri kreatif Perilaku cyberloafing menjadi salah satu fenomena yang banyak ditemukan pada lingkungan kerja berbasis digital, terutama pada karyawan Generasi Z yang memiliki intensitas penggunaan internet tinggi. Selain itu, tekanan kerja yang berkepanjangan berpotensi menimbulkan burnout yang mendorong karyawan melakukan cyberloafing sebagai bentuk pengalihan dari tuntutan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat burnout, tingkat perilaku cyberloafing, serta menganalisis pengaruh burnout terhadap perilaku cyberloafing pada karyawan Generasi Z di industri kreatif Principle Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Generasi Z di industri kreatif Principle Jombang dengan jumlah 48 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat burnout dan perilaku cyberloafing berada pada kategori sedang berdasarkan analisis deskriptif. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa burnout berpengaruh signifikan terhadap perilaku cyberloafing dengan nilai t hitung sebesar 9,704 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,672 menunjukkan bahwa burnout memberikan kontribusi sebesar 67,2% terhadap variasi perilaku cyberloafing. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat burnout yang dialami karyawan, maka semakin tinggi pula kecenderungan mereka melakukan cyberloafing sebagai bentuk mekanisme coping terhadap tekanan kerja.

Item Type: Skripsi
Subjects: Psikologi
Psikologi > Psikologi industri
Psikologi > Psikologi organisasi
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Psikologi Islam
Depositing User: 1860308221046 NIKEN DWI FEBRIANI
Date Deposited: 03 Sep 2026 03:47
Last Modified: 03 Sep 2026 03:47
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/71789

Actions (login required)

View Item View Item